Dilengkapi Modul Tempur Topaz, Ukraina Rancang IFV Pegas Anti-RPG dan Tahan Ranjau

Ukraina membangun Pegas IFV
Ukraina membangun Pegas IFV.

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan milik negara, Biro Desain Teknik Mesin Kharkiv (KhKBM), sedang mengembangkan prototipe kendaraan tempur infanteri (IFV) baru bernama Pegas yang ditujukan untuk Angkatan Bersenjata Ukraina, menurut laporan Militarnyi.

Selain untuk kebutuhan dalam negeri, Pegas juga ditawarkan untuk pasar ekspor, yang saat ini mockup-nya tengah diperlihatkan dalam pameran pertahanan internasional MSPO 2026 di Kielce, Polandia pada 8-11 September.

Pegas diposisikan sebagai IFV beroda rantai (tracked) dengan kemampuan lintas segala medan yang ditingkatkan.

Kendaraan ini dirancang untuk mengangkut personel militer dan memberikan dukungan tembakan kepada unit pasukan kawan di medan tempur yang sulit sekalipun.

Ditenagai dengan mesin diesel yang belum diungkapkan jenisnya, Pegas dapat mencapai kecepatan maksimum 70 km/jam, dengan jangkauan sekitar 500 km.

Pegas mampu beroperasi pada suhu mulai dari –40 hingga +50 °C dan pada ketinggian hingga 3.000 m di atas permukaan laut.

Modul Tempur Topaz

Untuk spesifikasinya, Pegas memiliki berat sekitar 35 ton, berukuran panjang 8 m, lebar 3,2 m, dan tinggi 3,3 m.

Tingkat perlindungan kendaraan memenuhi setidaknya Level 4 dari standar NATO STANAG 4569, sedangkan proyeksi bagian depan frontal pada Level 6.

Pada bagian lambungnya, Pegas dilengkapi dengan perlindungan balistik, ranjau, dan fragmentasi yang terintegrasi.

Info Lainnya: Jor-joran belanja sejak masuk NATO, Rumania memesan 298 Lynx KF41 IFV dari Jerman

Perlindungan tambahan terhadap amunisi kumulatif direncanakan, termasuk untuk menghadapi peluncur granat seperti RPG-7.

Pegas juga mengintegrasikan sistem peperangan elektronik (EW), yang akan menyediakan penanggulangan terhadap kendaraan udara tak berawak (UAV).

Sementara, modul tempur Topaz berpotensi menjadi persenjataan utama Pegas, di mana prototipe modul ini telah didemonstrasikan oleh KhKBM pada BTR-4 Bucephalus.

Persenjataan pada modul ini berupa kanon otomatis 30 mm ZTM-1-01 dan senjata sekundernya adalah senapan mesin KT-7.62N kaliber 7,62 mm dan K1M (T) kaliber 12,7 mm. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *