Jor-joran belanja sejak masuk NATO, Rumania memesan 298 Lynx KF41 IFV dari Jerman
Rheinmetall AIRSPACE REVIEW – Rumania memesan 298 kendaraan tempur infanteri (IFV) Lynx KF41 dari perusahaan Rheinmetall Jerman, guna menggantikan armada BMP-1 era Uni Soviet.
Hal ini menandai program modernisasi sistem darat terbesar yang dilakukan Rumania sejak bergabung dengan NATO pada 2004.
Perjanjian yang diumumkan pada 29 Mei 2026 ini diperkirakan bernilai sekitar 3,337 miliar euro, yang didanai melalui SAFE (Security Action for Europe).
Rincian pengadaan adalah 232 kendaraan pada gelombang pertama senilai 2,598 miliar euro yang dibiayai sebelum tahun 2030 dan 66 kendaraan sisanya bernilai 738,6 juta euro pada gelombang kedua.
Produksi akan dilakukan secara lokal di Rheinmetall Automecanica di Medias, menjadikan Rumania sebagai pusat manufaktur Lynx utama ketiga perusahaan setelah Jerman dan Hungaria.
Militer Rumania sendiri akan mendapatkan Lynx KF41 versi angkut pasukan bersama dengan varian pos komando, pembawa mortir, dan kendaraan evakuasi medis.
Sebagai kendaraan IFV modern, KF41 menggabungkan perlindungan canggih, sistem medan perang yang terhubung jaringan, daya tembak antilapis baja, serta teknologi perlindungan aktif.
Memiliki bobot sekitar 50 ton, Lynx digerakkan oleh mesin diesel Liebherr D976 yang menghasilkan daya hingga 1.140 hp. Kecepatan maksimumnya di jalan raya sekitar 70 km/jam dan jangkauan operasional 500 lm.
Kendaraan dioperasikan oleh tiga kru (pengemudi, komandan, dan juru senjata), serta menampung delapan prajurit infanteri di kompartemen belakang.
Dilengkapi Turet Lance 2.0
Versi IFV Rumania akan dilengkapi dengan turet berawak Lance 2.0 yang dipersenjatai dengan kanon otomatis MK30-2/ABM kaliber 30 mm.
Senjata ini dapat menembakkan amunisi konvensional serta peluru ledakan udara yang dapat diprogram guna menghadapi drone kamikaze berdimensi kecil.
Saat ini, militer Rumania masih mengandalkan MLI-84 dan MLI-84M yang dikembangkan menggunakan platform BMP-1, berdinas sejak 1985, atau empat dekade lebih.
Kehadiran ratusan IFV modern ini akan memperkuat kemampuan Rumania untuk mengerahkan pasukan mekanis yang lebih terlindungi di sayap tenggara NATO. (RBS)
