Korea Utara Kembali Uji Roket Berpemandu 240 Mm, Diklaim Lebih Unggul dari GMLRS Milik AS

Roket berpemandu presisi 240 mm Korea UtaraKCNA
Roket berpemandu presisi 240 mm Korea Utara.

AIRSPACE REVIEW – Militer Korea Utara telah melakukan uji tembak roket 240 mm berpemandu presisi versi yang ditingkatkan pada 22 September 2026, sebagai mana diungkapkan media pemerintah, KCNA.

Diklaim roket baru tersebut dapat mengenai target hingga jarak 115 km. Artinya, bila ditembakkan dari utara daerah Zona Demiliterisasi, roket dapat mencapai wilayah metropolitan Seoul, Korea Selatan.

Para analis menilai Korea Utara membangun roket tersebut dengan konsep dasar serupa GMLRS (Guided Multiple Launch Rocket System) milik Angkatan Darat AS, roket berpemandu yang ditembakkan dari sistem HIMARS.

Menariknya, tampilan kendaraan pembawa peluncur roket multilaras ini desainnya menyerupai truk M1140 FMTV yang digunakan sistem M142 HIMARS.

Sistem MPRS baru ini pertama kali muncul di depan umum, saat dilibatkan pada parade militer tahun 2023 di Pyongyang.

Selanjutnya roket versi upgrade ini menjalani uji tembak pertama pada Mei 2024, kemudian dilakukan lagi pada 26 Mei 2026 dan terakhir 22 September 2026.

Lebih Unggul dari GMLRS

Sebagai perbandingan, roket berpemandu Korea Utara ini memiliki kaliber 240 mm, sedangkan GMLRS Amerika dengan kaliber 227 mm.

Jangkauan roket Korea Utara hingga 100-150 km, sedangkan roket GMLRS sekitar 70-84 km. Namun varian ER-GMLRS yang baru sanggup mencapai jarak 150 km.

Info Lainnya: Berhulu Ledak Glider Hipersonik, Korea Utara Uji Rudal Balistik Hwasong-11Ma-1

Rak peluncur M142 HIMARS hanya menampung enam roket GMLRS, sedangkan milik Korea Utara langsung membawa dua rak sekaligus.

Rak pertama berisi sembilan roket 240 mm dan rak kedua membawa satu rudal balistik taktis serupa dengan MGM-140 Army Tactical Missile System (ATacMS) milik AS. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *