E-ZPT, APC Bertenaga Listrik Hasil Modernisasi Turkiye Berbasis M113 AS
Turkish MoDAIRSPACE REVIEW – Industri pertahanan nasional Turkiye, MKE, kembali memperkuat jajaran alutsista Komando Angkatan Darat Turkiye dengan menyerahkan tiga unit kendaraan pengangkut personel lapis baja listrik E-ZPT.
Penyerahan batch terbaru yang diumumkan pada 15 Oktober 2026 ini merupakan bagian dari langkah strategis militer Turkiye dalam memodernisasi armada kendaraan tempur legendaris M113 buatan Amerika Serikat yang telah beroperasi selama puluhan tahun.
Dalam proses modernisasinya, MKE mempertahankan struktur lambung baja asli M113 namun merombak total sektor dapur pacu dengan menggantinya menggunakan motor listrik serta paket baterai yang ditempatkan pada sisi kiri dan kanan kendaraan.
Pendekatan ini dinilai sangat efektif karena memungkinkan militer memanfaatkan kembali lambung kendaraan yang sudah ada sekaligus beralih ke teknologi penggerak yang jauh lebih senyap dan efisien.
Tanda Akustik dan Termal yang Rendah
Melalui sistem penggerak listrik penuh, E-ZPT memiliki keunggulan berupa tanda akustik dan termal yang sangat rendah, sehingga menyulitkan musuh maupun perangkat sensor inframerah untuk mendeteksi kehadirannya di medan operasi.
Selain itu, biaya perawatan dan pemeliharaan kendaraan ini diklaim jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan tempur konvensional bermesin diesel konvensional.
Secara teknis, E-ZPT mampu menjelajah sejauh sekitar 150 kilometer dengan mengandalkan tenaga baterai murni.
Guna mendukung mobilitas jarak jauh di medan operasional, kendaraan ini juga dilengkapi dengan generator diesel onboard yang berfungsi mengisi ulang daya baterai saat kendaraan sedang bergerak, sehingga total jangkauan operasinya dapat meningkat hingga 650 km.
Pengisian daya cepat atau fast charging pada kendaraan ini juga dirancang efisien, mampu memulihkan kapasitas baterai dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu 1,5 jam.
Kendaraan dengan bobot tempur mencapai 15 ton ini memiliki kapasitas muatan seberat 2,5 ton serta mampu mengangkut tujuh personel yang terdiri atas pengemudi, komandan, juru tembak, dan empat prajurit infanteri.
Kemiringan Tanjakan 60 Persen
Untuk keperluan pertahanan diri dan tempur, E-ZPT dipersenjatai dengan sebuah stasiun senjata kendali jarak jauh berkaliber 12,7 mm.
Sebelum dinyatakan siap untuk dioperasikan oleh satuan infanteri darat, E-ZPT telah melalui rangkaian program kualifikasi ketat sejak Oktober 2024.
Kendaraan ini telah menempuh pengujian sejauh 3.000 km yang meliputi medan aspal dan off-road, kemampuan menanjak pada kemiringan 60 persen, melintasi kemiringan samping 30 persen, melewati parit, serta uji ketahanan di bawah kondisi cuaca panas dan dingin ekstrem.
Kementerian Pertahanan Nasional Turkiye sebelumnya telah mengumumkan pengiriman unit produksi seri pertama E-ZPT pada Januari 2026, diikuti penyerahan batch perdana sebanyak tiga unit kepada Angkatan Darat pada Juli lalu.
Pengadaan kendaraan taktis ramah lingkungan ini merupakan bagian dari kontrak total 50 unit E-ZPT yang dipesan, sementara MKE juga dilaporkan telah mengembangkan varian bersenjata dari platform M113 listrik ini dengan sebutan E-ZMA. (PN)
