Kejar AS, China meluncurkan kapal perusak Type 052D ke-35 dari 52 yang direncanakan

Kapal perusak China Type 052DChina Military

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut China (PLAN) terus memperluas armada kapal perusak modernnya dengan cepat, mengejar ketertinggalannya dari Angkatan Laut AS (USN). Baru-baru ini USN menerima kapal Type 052D ke-35, yang diberi nama Tongchuan.

Untuk diketahui, saat ini USN mengoperasikan total 75 kapal perusak berpeluru kendali, terdiri dari 73 kelas Arleigh Burke (DDG 51) dan dua kelas Zumwalt (DDG 1000).

Dilaporkan, kapal perusak Tongchuan kini telah ditugaskan ke Flotilla Perusak ke-9 Armada Laut Selatan PLAN.

Kehadirannya memperkuat kemampuan China untuk melakukan misi pertahanan udara, perang antikapal selam, perang antikapal permukaan, dan serangan jarak jauh di Laut China Selatan dan sekitar Taiwan.

Kapal perang baru ini termasuk dalam subkelas Type 052DL, versi yang disempurnakan dari kapal perusak Type 052D yang telah menjadi tulang punggung armada permukaan modern China.

Lambung Type 052DL diperpanjang sekitar 4 m hingga meningkatkan panjang keseluruhan menjadi sekitar 162 m dan memungkinkan pemasangan dek penerbangan yang lebih besar.

Modifikasi ini memungkinkan pengoperasian helikopter Harbin Z-20F, yang menawarkan jangkauan, daya tahan, kemampuan sensor, dan kinerja peperangan antikapal selam jauh lebih besar dari pada model Z-9 lama.

Pembangunan kapal perusak China sendiri terbilang sangat cepat, sejak kapal Type 052D pertama mulai beroperasi pada tahun 2014. PLAN kini mengoperasikan sekitar 35 kapal dari kelas tersebut dari total 52 unit yang direncanakan.

Selain Type 052D, saat ini PLAN juga mengoperasikan delapan kapal perusak besar Type 055. Jadi seluruhnya terdapat 43 kapal perusak, dibandingkan 75 milik USN.

Kapal Type 052D ini memiliki bobot 7.500 ton, dilengkapi dengan sistem peluncuran vertikal (VLS) universal 64 sel yang mampu meluncurkan rudal permukaan ke udara jarak jauh HHQ-9B, rudal jelajah antikapal YJ-18, rudal jelajah serangan darat CJ-10, dan torpedo antikapal selam.

Kapal Type 052D sering dibandingkan dengan kapal perusak kelas Arleigh Burke milik USN, khususnya varian Flight III terbaru.

Meskipun kedua kapal perang tersebut menjalankan peran operasional yang serupa, terdapat perbedaan penting dalam kemampuan, ukuran, dan sistem tempurnya.

Kapal perusak Arleigh Burke Flight III terbaru memiliki bobot hampir 9.800 ton dan membawa 96 sel peluncur vertikal Mk 41, sehingga memiliki persediaan rudal yang jauh lebih besar daripada kapal perusak China.

Kapal perang AS dapat secara bersamaan mengerahkan kombinasi luas rudal SM-2, SM-3, SM-6, rudal serang darat Tomahawk, rudal Evolved Sea Sparrow, dan senjata antikapal selam, memberikan fleksibilitas yang lebih besar di berbagai misi.

Kapal perusak Flight III dilengkapi dengan Radar Pertahanan Udara dan Rudal AN/SPY-6(V)1, yang dianggap sebagai salah satu sistem radar angkatan laut tercanggih di dunia saat ini.

Radar ini secara dramatis meningkatkan jangkauan deteksi, kapasitas pelacakan target, kinerja pertahanan rudal balistik, dan penanggulangan ancaman yang sulit dideteksi.

Sebagai perbandingan, Type 052D milik China menggunakan radar array pemindaian elektronik aktif (AESA) modern yang memberikan kemampuan pertahanan udara yang kuat dan mendukung serangan rudal jarak jauh. Namun detail kinerjanya belum diungkapkan. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *