Belgia borong lima pesawat Cessna SkyCourier untuk perkuat pasukan khusus
Textron Aviation AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Belgia resmi memesan lima unit pesawat Cessna SkyCourier dari Textron Aviation untuk meningkatkan kapasitas operasional Pasukan Operasi Khusus (Special Operations Forces) mereka.
Kesepakatan ini mencatatkan sejarah baru bagi Textron karena menjadi pesanan militer pertama di dunia untuk tipe pesawat turboprop tersebut.
Pesawat-pesawat ini nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai misi krusial, mulai dari transportasi cepat personel dan peralatan, logistik, evakuasi medis (medevac), hingga tugas tanggap krisis.
Dalam proyek ini, Sabena Engineering ditunjuk sebagai kontraktor utama. Pesawat dijadwalkan akan mulai diterima hingga tahun 2027, tulis Textron dalam rilisnya.
Sebelum dioperasikan oleh pasukan khusus, unit-unit tersebut akan menjalani proses modifikasi militer di Belgia. Sabena Engineering juga akan bertanggung jawab penuh atas integrasi misi spesifik dan sertifikasi domestik.
Travis Tyler, Presiden dan CEO Textron Aviation Defense, menyatakan bahwa pemilihan SkyCourier oleh militer Belgia menunjukkan besarnya minat layanan bersenjata terhadap pesawat ini.
“Kombinasi performa tangguh, biaya operasional rendah, serta kemampuan beroperasi di landasan pacu yang pendek dan tidak beraspal menjadikannya solusi ampuh untuk kebutuhan angkut di lingkungan yang tidak terduga,” ujarnya.
Cessna SkyCourier adalah pesawat turboprop sayap tinggi bermesin ganda yang dikenal memiliki kapasitas angkut besar.
Pesawat ditenagai dua mesin dua mesin turboprop Pratt & Whitney Canada PT6A-65SC dengan baling-baling aluminium empat bilah McCauley C779.
Varian kargo mampu membawa beban hingga 2.700 kg (6.000 pon), sedangkan varian penumpang dapat menampung hingga 19 orang.
Pesawat dapat terbang dengan kecepatan jelajah maksimal melebihi 200 KTAS dengan jarak tempuh maksimal 900 mil laut (1.666 km).
Untuk sistem avionik, SkyCourrier menggunakan Garmin G1000 NXi yang modern.
Langkah Belgia mencerminkan tren global di mana pemerintah negara-negara mulai mencari pesawat yang serbaguna dan hemat biaya, sekaligus berupaya mengembangkan industri pertahanan dalam negeri melalui kemitraan teknik strategis.
Selain Belgia, Textron juga melaporkan keberhasilan di pasar Amerika Selatan, di mana Angkatan Darat Peru baru-baru ini menyetujui pembelian Beechcraft King Air 360C untuk memperkuat armada logistik mereka. (RNS)

