Pakistan memperkenalkan drone kamikaze YALGHAR-200 di WDS 2026, berjangkauan 200 km
Via X AIRSPACE REVIEW – Global Industrial & Defence Solutions (GIDS), grup pertahanan milik negara Pakistan, memperkenalkan drone kamikaze YALGHAR-200 di World Defense Show 2026 di Riyadh, Arab Saudi.
Drone YALGHAR-200 menggabungkan kemampuan pengawasan dan serangan presisi dalam satu platform, yang lebih efisien dibandingkan rudal jelajah konvensional.
Sistem ini dihadirkan untuk menjawab permintaan militer global akan amunisi loiter berjangkauan yang lebih jauh sambil mempertahankan mobilitas taktis.
Desain YALGHAR-200 mengadopsi sayap model X ganda, umum digunakan drone kamikaze lainnya, yang dipopulerkan oleh drone Lancet Rusia.
Drone dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) 50 kg ini dibekali motor bensin kecil yang dilengkapi peredam untuk mengurangi tingkat kebisingannya.
Diklaim, drone kamikaze ini memiliki jangkauan hingga jarak 200 km dan dapat tetap berada di udara antara 90 hingga 120 menit.
YALGHAR-200 dibekali muatan hulu ledak antara 10 kg hingga 20 kg, tergantung pada jenis muatan yang dipilih.
Drone mampu menyerang berbagai sasaran diam dan bergerak, mulai dari posisi yang dibentengi dan infrastruktur terlindungi ringan hingga kendaraan lapis baja.
Mekanisme peluncuran YALGHAR-200 menggunakan bantuan pendorong saat dioperasikan di darat atau dapat dijatuhkan lewat udara dari pesawat berawak dan platform tak berawak lebih besar, menjadikannya sistem yang fleksibel untuk digunakan pada beragam misi. (RBS)
