Usai dari Singapore Airshow 2026, pesawat Embraer KC-390 mampir ke Jakarta: Indonesia berminat?
Embraer, Brazil Embassy, TNI AU AIRSPACE REVIEW – Usai menghadiri pameran kedirgantaraan Singapore Airshow 2026 di Singapura, pesawat tanker Embraer KC-390 Millennium registrasi PT-ZNG datang ke Jakarta dan menginap selama tiga hari di Lanud Halim Perdanakusuma.
Kehadiran pesawat angkut dengan kapasitas muatan maksimum 26 ton dan memiliki kapabilitas sebagai pesawat tanker untuk pengisian bahan bakar di udara ini dalam rangka tur demonstrasi ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
Kedutaan Besar Brasil di Jakarta melalui akunnya di X mengunggah sejumlah foto dan keterangan yang menyebutkan: “Pada tanggal 8 Februari 2026, Duta Besar Prata (George Monteiro Prata/Duta Besar Brasil untuk Indonesia) menghadiri demonstrasi Embraer KC-390 Millennium, yang sudah beroperasi di berbagai negara termasuk Brasil, Portugal, Korea, Swedia, dan Belanda. Presiden Prabowo Subianto dan para pejabat senior Indonesia hadir dalam kesempatan tersebut.”
Di unggahan fotonya tidak tampak Presiden Prabowo, namun Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono terlihat hadir dan berbincang dengan Dubes Prata.
Informasi dari sumber lainnya menyebut, selama berada di Lanud Halim Perdanakusuma, pesawat KC-390 melaksanakan demonstrasi udara dan joy flight terbatas.
Belum diketahui apakah Indonesia memiliki minat untuk mengakuisisi pesawat KC-390 Millennium atau tidak.
Sebelumnya di Dubai Airshow 2025, Kasau yang memimpin delegasi TNI AU turut meninjau pesawat KC-390 yang dipamerkan secara statik di pameran tersebut.
Dalam kunjungannya itu Kasau meninjau sejumlah paviliun industri global. Di Booth Embraer, Kasau disambut Director Sales & Business Development Embraer, Scott Arrell, dan menerima penjelasan mengenai teknologi terbaru, termasuk pesawat angkut multirole C-390 (rilis Dispenau, 21 November 2025).
Setelah melaksanakan misinya di Jakarta, pada tanggal 10 Februari KC-390 Millennium melanjutkan penerbangan turnya ke ke Filipina. (RNS)

Sebelumnya sudah meninjau ini pesawat, walau dalam inventori pesawat angkut militer terutama angkut berat AU kita yang mayoritas bermesin turboprop, sebaiknya memiliki 4 unit paling tidak pesawat angkut bermesin jet atau turbofan dan KC-390 adalah pilihan yang tepat, mengapa demikian? Dari rantai pasok logistik satu negara yaitu Brazil 👍
Menurut saya KC-390 Millennium nanggung baik sebagai cargo angkut pasukan maupun tanker, hanya 26 ton jika buat angkut pasukan bersenjata lengkap hanya 80 orang, kalo penerjun payung bersenjata lengkap hanya 64.
Kalo butuh pesawat tanker sekalian Airbus 330 MRTT atau Boeing KC-46 A Pegasus