Gertak China dan Korut, Jepang Pamerkan Rudal Siluman Pesisir Type 25 Berjangkauan 1.000 Km

AIRSPACE REVIEW – Untuk pertama kalinya, militer Jepang memperlihatkan sistem peluncur rudal antikapal dan permukaan berbasis pesisir Type 25 kepada publik di Kamp Kengun di Kumamoto, Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF).
Foto-foto dari acara yang dilaksanakan pada 3 Oktober 2026 tersebut menunjukkan kendaraan berpenggerak 8×8 dengan mengusung boks peluncur untuk empat rudal.
Diketahui, rudal canggih ini ditempatkan di Kamp Kengun pada tanggal 31 Maret 2026, yang terletak di area pemukiman di bagian timur kota Kumamoto, di pulau Kyushu bagian barat daya Jepang.
Jangkauan 1.000 Km
Type 25 adalah rudal pertama yang dikerahkan Jepang untuk melakukan serangan balasan jarak jauh, guna menyerang kapal termasuk target darat seperti pangkalan dan lokasi peluncuran musuh.
Rudal ini merupakan peningkatan dari Type 12, yang kini memiliki jangkauan sekitar 1.000 km, jauh meningkat dari versi lama yang hanya 200 km.
Dengan jangkauannya tersebut, sebagian besar Laut Cina Timur, sebagian pantai Cina, dan Semenanjung Korea dapat dijangkau Type 25 bila diluncurkan dari wilayah Kyushu, Jepang.
Selain itu, rudal Type 25 juga telah mengadopsi teknologi siluman hingga sulit dicegat oleh sistem pertahanan antirudal lawan.
Selain versi berbasis pesisir, Kementerian Pertahanan Jepang berencana untuk menambahkan versi rudal Type 25 yang diluncurkan dari kapal perusak JMSDF dan dari jet tempur F-2 JASDF pada tahun fiskal 2027.
Hulu Ledak 300 Kg
Untuk spesifikasinya, rudal Type 25 berbasis pesisir memiliki panjang hampir 7 m, berat 1.500 kg, serta hulu ledak 300 kg dengan tipe serbaguna (penetration & fragmentation).
Type 25 dibekali sistem pemandu tahap awal dan pertengahan dengan kombinasi INS, GPS, dan Data Link (bisa mengubah target saat terbang).
Sedangkan pada tahap akhir, rudal menggunakan active radar seeker (pencari radar aktif) plus pencari citra canggih. (RBS)
