Duar! Meriam Badak FSV 90 Guncang Bance’e: Aksi Kendaraan Tempur Buatan Pindad
KostradAIRSPACE REVIEW – Suara dentuman meriam menggelegar di kawasan Dodiklatpur Bance’e, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Di balik asap amunisi dan raungan mesin kendaraan tempur (Ranpur) Badak FSV 90 buatan Pindad, para prajurit Kompi Kavaleri (Kikav) 14/JJ/3 Kostrad sibuk mengasah ketajaman amunisi senjata berat mereka.
Bukan sekadar latihan rutin, pelaksanaan Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) kali ini mendapat perhatian khusus.
Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto, turun langsung ke lapangan untuk meninjau ketangkasan para awak ranpur.
Latihan ini dirancang untuk menguji presisi, kekompakan awak, serta kedisiplinan tingkat tinggi dalam mengoperasikan alutsista utama.
Bagi Divif 3 Kostrad, akurasi tembakan dan penerapan prosedur keselamatan adalah harga mati.
Monster Beroda Enam Buatan Dalam Negeri
Dalam latihan ini, Ranpur Badak FSV (Fire Support Vehicle) 90 mm menjadi bintang utama. Kendaraan tempur lapis baja 6×6 karya anak bangsa ini memang dirancang khusus untuk memberikan dukungan tembakan langsung (direct fire support) bagi pasukan infanteri di garis depan.
Diapit kubah kanon Cockerill CSE 90LP berkaliber 90 mm, Badak FSV mampu melontarkan berbagai tipe amunisi dengan daya hancur tinggi untuk menembus benteng pertahanan maupun kendaraan lapis baja musuh.
Ranpur ini dibekali mesin diesel bertenaga 340 horsepower serta transmisi otomatis, membuatnya tetap lincah merayap di medan berat hingga kecepatan maksimum 90 km/jam.
Sistem pelindung baja monocoque bertingkat STANAG 4569 yang diusungnya juga memastikan keselamatan tiga personel awak di dalamnya dari ancaman proyektil dan serpihan ledakan.
“Latihan yang konsisten adalah investasi terbaik untuk membangun satuan yang tangguh dan profesional,” tegas Mayjen TNI Wulang di sela-sela peninjauan.
Kehadiran jenderal bintang dua ini di tengah deru mesin tempur tak hanya membakar semangat prajurit, tetapi juga menjadi sarana evaluasi langsung demi memastikan seluruh jajaran Divif 3 Kostrad selalu dalam kondisi siap siaga menjaga kedaulatan negara. (PN)
