Leonardo akan memproduksi lebih dari 1.000 helikopter di India, bekerja sama dengan perusahaan lokal

Leonardo AW139MAM

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Italia, Leonardo, pada 3 Februari 2026 mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan India, Adani Enterprises Ltd, bagian dari Adani Defence & Aerospace, untuk memproduksi lebih dari 1.000 helikopter di India.

Tidak hanya memproduksi, kedua perusahaan juga akan menciptakan ekosistem manufaktur helikopter terintegrasi di India, termasuk pemeliharaan, perbaikan, dan perbaikan besar (MRO), dan pelatihan pilot. Jenis helikopter yang akan diproduksi antara lain AW169M dan AW109 TrekkerM.

Leonardo menekankan, secara keseluruhan proyek ini akan menyediakan ribuan pekerjaan dan memperkuat posisi India sebagai pusat manufaktur helikopter.

Mereka juga menyoroti potensi ekspansi ke penerbangan sipil dan integrasi ke dalam rantai pasokan internasional.

Ashish Rajvanshi, CEO Adani Defence & Aerospace, mencatat bahwa proyeksi permintaan helikopter untuk Angkatan Bersenjata India melebihi 1.000 unit, sehingga kemitraan dengan Leonardo dapat mewujudkan visi tentang produksi di dalam negeri.

India menekankan faktor kerja sama dengan perusahaan Barat di sektor helikopter. Sebelumnya India telah membeli helikopter serang Boeing AH-64 Apache dari Amerika Serikat melalui perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2015 dengan Tata Advanced Systems (TASL).

Kedua perusahaan kemudian mendirikan usaha patungan guna memproduksi badan pesawat untuk helikopter ini di India.

Pembukaan resmi fasilitas produksi berlangsung pada musim semi 2018, dan pada musim panas, badan heli pertama yang diproduksi di India berhasil dikirim lebih cepat dari jadwal.

Selain itu, 90% komponen diproduksi langsung di India, melibatkan lebih dari 100 pemasok, termasuk usaha kecil dan menengah.

Di luar kerja sama dengan negara lain, India juga berinvestasi dalam pembangunan dalam negerinya sendiri.

Pada Maret 2025, muncul berita tentang pesanan besar senilai 7,2 miliar USD untuk 156 helikopter serang Prachand, dengan pengiriman dijadwalkan pada tahun 2028-2032.

Helikopter lainnya, hingga pertengahan 2024, Hindustan Aeronautics Limited (HAL) tercatat telah memproduksi lebih dari 345 unit helikopter utilitas multiperan Dhruv. Dari jumlah tersebut, sekitar 313 unit dioperasikan oleh militer India. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *