Balitbanghub dan Unhan kembangkan prototipe Airdrone System Detector

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Universitas Pertahanan (Unhan) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama penelitian dan pengembangan purwarupa Airdrone System Detector (ASD).

Penandatanganan dilaksanakan di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor pada Selasa, 28 April 2020.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara Cpat. Novyanto Widadi, S.AP, MM mengatakan, ASD merupakan prototipe teknologi yang akan digunakan untuk memperoleh data karakteristik sebuah drone berupa koordinat, kecepatan, dan arah.

Diadakannya joint research ini, ujarnya, untuk mengembangkan drone dari aspek riset, pabrikasi, dan aplikasi mengingat penggunaan drone di Indonesia semakin marak dan tentunya menjadi prioritas bagi keselamatan transportasi Udara.

Diharapkan, melalui kerja sama dengan Unhan ini dapat meningkatkan dan memanfaatkan potensi kedua pihak secara optimal. Sehingga, nantinya dapat menjadi Technology Demonstrator untuk uji konsep kebijakan drone di Indonesia.

Selain dengan Unhan, Balitbanghub pada tahun ini juga melakukan kerja sama sama penelitian dan pengembangan dengan tiga perguruan tinggi lainnya.

Kerja sama tersebut adalah Balitbanghub dan Institut Tteknologi Sepuluh November (ITS) untuk Standing Water Detector (SWD) dan Wind Shear Detector (WSD), Balitbanghub dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk Smart Airport, serta Balitbanghub dan Universitas Indonesia (UI) untuk Foreign Object Debris (FOD).

Kerja sama dengan Chiba University di Jepang juga dilaksanakan untuk pengembangan Anti-Bird Strike (ABS). Namun karena adanya wabah virus corona maka saat ini masih dalam tahap pembicaraan jarak jauh.

Balitbanghub - Unhan
Balitbanghub

“Kerja sama ini sebagai perwujudan kolaborasi triple helix, dalam hal ini antara pemerintah dan perguruan tinggi. Diharapkan, hasilnya akan lebih aplikatif dan bermanfaat secara luas,” ujar Capt. Novyanto seperti Airspace Review kutip dari siaran berita Balitbanghub.

Pengembangan purwarupa ASD meliputi Ground Control Station, Airborne System (Fixed and Rotary Wing), Hardware Transmitter System, serta integrasi sistem.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *