Bertenaga Mesin V-22 Osprey, LCAC-100 Tambahan untuk USN Mulai Dibangun Textron
Textron SystemsAIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Textron Systems telah mendapatkan kontrak senilai 231,5 juta USD untuk membangun dua kapal bantalan udara (hovercraft) kelas LCAC-100 yang akan dioperasikan oleh Angkatan Laut AS (USN).
Sebagian besar pekerjaan dilakukan di fasilitas Textron Systems di New Orleans, Louisiana, dengan sebagian kecil tersebar di sembilan lokasi lain di AS dan satu di Gloucester, Inggris. Perkiraan penyelesaian ditargetkan pada Mei 2032.
Total 75 Unit
Kapal penghubung kapal ke pantai (Ship-to-Shore Connector) tambahan ini akan menggantikan armada Kapal Pendaratan Bantalan Udara (Landing Craft Air Cushion) USN yang sudah tua dan mulai beroperasi pada tahun 1980-an.
Sebelumnya USN telah memesan 73 hovercraft jenis yang sama termasuk satu untuk pengujian dan pelatihan.
Textron Systems mulai mengirimkan LCAC-100 pertama kepada USN pada Februari 2020, dua tahun lebih lambat dari jadwal semula.
Hingga akhir tahun 2025, USN telah menerima 14 hovercraf, dengan enam di antaranya dikirim ke Assault Craft Unit 4 di Norfolk, Virginia.
Mesin V-22 Osprey
Untuk spesifikasinya, LCAC-100 berukuran panjang 28 m dan lebar 15 m.
Ukurannya ini mirip dengan LCAC lama yang digantikannya sehingga tetap kompatibel dengan kapal serbu amfibi pengangkutnya yang sudah ada.
Sebagai tenaga penggeraknya, LCAC-100 ditenagai oleh empat mesin turbin gas Rolls-Royce MT7, mesin yang sama untuk pesawat tilt-rotor V-22 Osprey, dan dapat mencapai kecepatan 65 km/jam.
Info Lainnya: Rusia hidupkan lagi jalur produksi hovercraft era Uni Soviet, Murena
LCAC-100 dapat membawa muatan standar 74 ton, peningkatan 23 persen dibandingkan dengan kapasitas 60 ton pada LCAC model lama.
Hovercraf ini menggunakan sistem kontrol fly-by-wire dan mengurangi jumlah gearbox dari delapan menjadi dua dibandingkan dengan desain lama, perubahan ini meningkatkan keandalan dan mengurangi kebutuhan perawatan. (RBS)
