Mengejutkan! Intelijen Ukraina Temukan Chip Silicon Valley pada Rudal Siluman Andalan Su-57
IstimewaAIRSPACE REVIEW – Intelijen Pertahanan Ukraina berhasil membongkar rahasia kelam di balik S-71M Monokhrom, rudal siluman terbaru milik Rusia yang diluncurkan dari jet tempur generasi kelima Su-57.
Di balik kemampuan mematikannya, para ahli mengidentifikasi adanya modul kecerdasan buatan NVIDIA Jetson Orin buatan Amerika Serikat di dalam sistem elektronik senjata tersebut.
Penemuan ini, seperti dilaporkan United24, cukup mengejutkan dan menjadi bukti nyata bagaimana teknologi canggih dari Silicon Valley berhasil menembus sanksi berat Barat dan berakhir di dalam persenjataan paling modern milik Moskow.
Bukan Microchip Konvensional
Modul NVIDIA Jetson Orin sendiri bukanlah microchip konvensional biasa, melainkan sebuah komputer ringkas berkinerja tinggi yang dirancang khusus untuk mengolah algoritma AI, robotika, dan computer vision.
Dalam sistem senjata S-71M Monokhrom, modul tersebut bekerja memproses gambar yang ditangkap oleh kamera elektro-optik pada fase akhir penerbangan (terminal guidance).
Teknologi ini memungkinkan rudal menganalisis visual target secara waktu nyata dan membandingkannya dengan data internal tanpa tergantung pada navigasi satelit yang rentan terkena jamming (gangguan sinyal elektronik).
Gabungan Rudal Jelajah dan Drone Serang
Secara teknis, S-71M merupakan amunisi canggih menggabungkan karakteristik rudal jelajah dan drone serang dengan badan berdesain low-observable (siluman).
Senjata ini membawa hulu ledak seberat 250 kg, mampu melaju pada kecepatan 500 hingga 600 km/jam, serta menjangkau target sejauh 350 hingga 400 km.
Ukurannya disesuaikan agar muat di dalam ruang senjata internal (internal weapons bay) jet tempur Su-57 maupun drone berat S-70 Okhotnik, sehingga tidak merusak fitur siluman pesawat pengangkutnya.
Rusia dilaporkan telah menggunakan S-71M Monokhrom secara terbatas dalam pertempuran sejak awal tahun 2026 sebagai bagian dari uji operasional.
Varian dari S-71K Korver
Pengembangan rudal ini merupakan evolusi dari varian sebelumnya, S-71K Kover, namun Monokhrom dibekali kapasitas pemrosesan lokal yang jauh lebih tinggi.
Kehadiran chip NVIDIA di dalamnya memungkinkan rudal mengeksekusi misi identifikasi dan pemilihan target secara mandiri di area tempur tanpa perlu mengirimkan data visual ke stasiun kendali eksternal.
Meskipun chip tersebut ditemukan pada rudal Rusia, hal ini bukan berarti NVIDIA memasok komponennya secara langsung ke Moskow.
Tentang Rudal Kover di Sini: Rusia lengkapi jet tempur Su-57 dengan rudal Kover berhulu ledak bom konvensional: Jangkauan 300 km
Jetson Orin merupakan produk komersial yang dijual bebas untuk kebutuhan industri dan sipil, sehingga pengadaannya rentan dialihkan melalui jaringan perantara serta distributor pihak ketiga.
Kasus ini menegaskan besarnya tantangan pemerintah Barat dalam mengontrol rantai pasokan global, sekaligus membuktikan bahwa konvergensi antara AI sipil dan persenjataan otonom kini berkembang kian pesat di medan perang modern. (ON)
