Taiwan menguji rudal antitank TOW-2A dan Javelin terhadap target maritim untuk hadapi serbuan amfibi China
Via X AIRSPACE REVIEW – Militer Taiwan telah menguji coba rudal antitank terhadap target maritim dalam latihan penembakan langsung besar-besaran pada 3 Juni 2026, untuk memperkuat strategi pertahanan pantainya terhadap potensi serangan amfibi China.
Upaya tersebut menunjukkan pendekatan pertahanan berlapis yang bertujuan untuk mengganggu, menunda, dan memecah formasi serangan amfibi lawan.
Elemen sentral dari latihan ini adalah penggunaan sistem rudal TOW–2A dan Javelin terhadap target maritim simulasi, yang dilaporkan berhasil menghancurkannya dengan presisi.
Dalam potensi krisis Selat Taiwan, kapal pendaratan musuh, kendaraan lapis baja amfibi, kapal serbu cepat, kapal pendukung, dan formasi pasukan infanteri yang mendekati pantai akan terekspos selama fase akhir pergerakan mereka dari laut ke darat.
Dengan mengerahkan kendaraan HMMWV M1167 yang membawa sistem peluncur ITAS M41A7 untuk rudal BGM-71 TOW 2A, memberi kemampuan tembakan bergerak.
Mampu Menyerang Target dalam Berbagai Kondisi Cuaca
Dengan sistem akuisisi target yang di-upgrade, meningkatkan deteksi, identifikasi, dan penyerangan target dalam kondisi cuaca apapun.
Rudal TOW-2A menyediakan opsi serangan presisi berpemandu kawat yang cocok untuk penyerangan terkontrol terhadap target terpilih.
Sementara, rudal M98A2 Javelin menambahkan lapisan pelengkap pada arsitektur pertahanan pantai tersebut.
Sistem TOW-2A lebih cocok untuk pertempuran yang dilakukan dari kendaraan di posisi yang sudah siap.
Sistem Javelin memberi tim infanteri dan marinir kemampuan lebih portabel. Memungkinkan unit-unit kecil untuk beroperasi dari medan tersembunyi, pinggiran kota, dan jalan keluar di sekitar pantai.
Kendaraan pembawa TOW-2A dapat menyerang target maritim dan amfibi selama fase pendekatan.
Sedangkan tim Javelin dapat mencakup target yang lebih dekat, tersebar, atau target lanjutan setelah pasukan musuh mencoba bergerak ke pedalaman.
Untuk kemampuannya, rudal TOW-2A memiliki jangkauan tembak efektif hingga 3.750 m, meluncur dengan kecepatan 0,9 Mach, dan membawa muatan hulu ledak 6 kg.
Sedangkan rudal Javelin memiliki jangkauan tembak hingga 2.500 m, meluncur dengan kecepatan 0,9 Mach dan muatan hulu ledak 8,4 kg. (RBS)
