Modernisasi Armada Kutub: AS Siapkan C-130J Berperlengkapan Ski untuk Misi Antartika
Air National GuardAIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) segera memodifikasi pesawat C-130J Hercules agar dilengkapi dengan ski untuk pendaratan di medan salju dan es.
Langkah ini ditandai dengan penganugerahan kontrak senilai 31,78 juta USD (sekitar Rp492,5 miliar) kepada Sierra Nevada Corporation pada 2 September 2026.
Kontrak tersebut mencakup pekerjaan rekayasa non-berulang (non-recurring engineering) untuk merancang, mengembangkan, dan menganalisis kit modifikasi pasca-produksi guna mengubah C-130J standar menjadi varian ski LC-130J.
Seluruh proses pengerjaan akan dipusatkan di Colorado Springs, Colorado, dan ditargetkan selesai pada 27 Maret 2028.
Dukung Penelitian
Sierra Nevada Corporation juga merupakan kontraktor utama untuk proyek Survivable Airborne Operations Center, yaitu pesawat berbasis Boeing 747-8 yang menggantikan armada E-4B Nightwatch.
Armada berperlengkapan ski ini memiliki peran vital dalam mendukung penelitian ilmu pengetahuan di kawasan Antartika.
Saat ini, armada LC-130 dioperasikan secara eksklusif oleh Skadron Angkut ke-109 (109th Airlift Wing) Garda Nasional Udara New York di Scotia, New York.
Menurut Garda Nasional, LC-130H merupakan pesawat terbesar di dunia yang mampu mendarat di atas salju dan es menggunakan ski.
Skadron tersebut baru saja menyelesaikan musim ke-38 Operation Deep Freeze pada 11 Maret 2026.
Dalam operasi tersebut, mereka menempatkan tiga unit LC-130H di Stasiun McMurdo, Antartika, serta satu unit cadangan di Christchurch, Selandia Baru.
Sepanjang musim, mereka mengoperasikan 63 misi ke Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scott dan 17 misi ke kawasan West Antarctic Ice Sheet Divide.
Misi tersebut berhasil mengangkut 1.086 penumpang, 1.179 ton kargo, serta 454 ton bahan bakar untuk mendukung riset National Science Foundation.
Gantikan Armada Lama
Dukungan internasional juga sempat melibatkan Angkatan Udara Selandia Baru yang mengerahkan C-130J untuk evakuasi medis darurat di Stasiun McMurdo pada 6 Agustus 2025.
Upaya transisi menuju armada LC-130J ini mendapat dukungan dana yang signifikan dari para pembuat undang-undang AS.
Senator Chuck Schumer dan Kirsten Gillibrand mengungkapkan bahwa RUU pendanaan pertahanan tahun anggaran 2026 mengalokasikan 194 juta dolar AS untuk pengembangan dan pengadaan LC-130J.
Anggaran tersebut melengkapi dana 29 juta dolar AS untuk pekerjaan rekayasa yang telah diamankan dalam paket anggaran tahun fiskal 2025.
Info Lainnya: Prancis uji A400M mendarat di lapisan es Arktik untuk operasi taktis di wilayah kutub yang ekstrem
Langkah percepatan ini sangat mendesak mengingat mayoritas dari 10 unit LC-130H yang ada diproduksi pada era 1970-an, dengan hanya empat unit yang berada dalam kondisi siap misi kapan saja.
Di saat AS memperbarui armada ski, operator militer Eropa menguji metode alternatif untuk mencapai wilayah kutub tanpa peralatan ski khusus.
Hal itu dibuktikan oleh Angkatan Udara Prancis yang berhasil mendaratkan pesawat angkut A400M di atas lapisan es laut Arktik di Greenland utara pada Maret 2026. (PN)
