Sambangi Mesir, Rusia Akan Pamerkan Su-57E dan Senjata Rahasia

Rudal RVV-SDM untuk jet tempur Su-57EROE
Rudal RVV-SDM untuk jet tempur Su-57E.

AIRSPACE REVIEW – Rusia bersiap melakukan presentasi publik jet tempur generasi kelima versi ekspor, Su-57E, pada ajang El Alamein International Airshow di Mesir yang berlangsung pada 8 hingga 10 September 2026.

BUMN pertahanan Rusia, Rostec, mengungkapkan Su-57E akan dipamerkan bersama jenis senjata baru yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya, baik di dalam negeri maupun internasional.

Meskipun spesifikasi dan identitas senjata tersebut masih dirahasiakan, pesawat tempur canggih ini juga dijadwalkan tampil memukau dalam atraksi terbang (flying display) di Bandara Internasional El Alamein.

Drone Siluman

Selain Su-57E, Rusia meluncurkan jajaran platform pesawat nirawak (drone) siluman yang dirancang khusus untuk diluncurkan langsung dari pesawat tempur generasi kelima.

Sistem nirawak berkecepatan tinggi ini mengusung desain low-observable dengan jangkauan jelajah yang diperluas serta berbagai konfigurasi sayap.

Kehadiran drone ini menandai strategi ekspor baru Rusia, di mana Su-57E tidak lagi ditawarkan sebagai jet tempur tunggal, melainkan sebagai pusat kendali otonom di medan tempur.

Langkah ini memperkuat ambisi badan ekspor persenjataan Rusia, Rosoboronexport, dalam memikat pembeli internasional sejak kesepakatan kontrak Su-57E pertama kali diumumkan pada November 2024.

Panggung Krusial

Sebelumnya, United Aircraft Corporation (UAC) dilaporkan telah menyerahkan dua unit pertama Su-57E kepada pelanggan asing yang identitasnya dirahasiakan.

Spekulasi hangat merebak setelah foto-foto di media sosial pada Agustus 2026 memperlihatkan dua Su-57E dengan lambang Angkatan Udara Aljazair, meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Rusia.

Su-57E merupakan varian ekspor dari jet tempur stealth Su-57 yang dilengkapi radar AESA, sistem deteksi elektro-optik, serta manajemen persenjataan terintegrasi.

Pesawat berbobot lepas landas maksimum 35 ton ini mampu melesat hingga kecepatan 2.600 km/jam, mencapai ketinggian 20.000 meter, dan memiliki radius tempur hingga 1.500 km.

Kombinasi Su-57E, persenjataan baru, dan drone siluman menjadikan pameran di Mesir sebagai panggung krusial bagi Rusia untuk memamerkan ekosistem tempur udara masa depan kepada pasar global. (AF)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *