Intip Garpia-A1E, Sistem Drone Kamikaze Berjangkauan 1.000 Km yang Mulai Dipasarkan Rusia

Sistem drone kamikaze Garpia-A1E RusiaROE
Sistem drone kamikaze Garpia-A1E Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan eksportir senjata Rusia, JSC ROSOBORONEXPORT, bagian dari Rostec, secara resmi memulai kampanye pemasaran global untuk sistem drone kamikaze jarak jauh terbaru bernama Garpia-A1E.

Sistem persenjataan mutakhir yang dikembangkan oleh Almaz-Antey Air and Space Defence Corporation ini dirancang khusus untuk menyerang berbagai sasaran tetap berdasarkan koordinat yang telah ditentukan secara presisi.

Direktur Jenderal ROSOBORONEXPORT, Alexander Mikheev, menegaskan bahwa Garpia-A1E saat ini menjadi satu-satunya amunisi berkeliaran (loitering munition) di pasar internasional yang menawarkan daya jangkau operasional hingga 1.000 km.

Sistem ini sanggup membawa hulu ledak seberat lebih dari 50 kg dengan tingkat akurasi tinggi yang memiliki Circular Error Probable (CEP) tidak melebihi 4 meter.

“Berkat karakteristik kerjanya yang unik untuk pasar serta hasil luar biasa yang ditunjukkan selama penggunaan taktis secara nyata, versi ekspor UAV ini telah menarik minat pelanggan asing dan telah dipresentasikan kepada sejumlah mitra. ROSOBORONEXPORT terbuka untuk negosiasi mengenai pasokan sistem Garpia-A1E dan lokalisasi produksinya di negara-negara yang bersahabat dengan Rusia,” kata Mikheev, dikutip dalam siaran pers perusahaan.

Drone Serang Jarak Jauh BLA-D

Elemen utama dari sistem ini mengandalkan drone serang jarak jauh BLA-D yang mengusung desain konfigurasi flying wing atau sayap terbang.

Pesawat nirawak ini dibekali baling-baling penyorong (pusher propeller) serta ditenagai mesin bensin untuk mendukung efisiensi penerbangan.

Seluruh proses penerbangan BLA-D berlangsung secara otomatis penuh pada ketinggian jelajah berkisar antara 50 hingga 2.500 m.

Amunisi berkeliaran ini sanggup melaju pada kecepatan maksimum sekurang-kurangnya 170 km/jam dengan daya tahan terbang nonstop selama minimal 6 jam di udara.

Info Lainnya: China promosikan tiruan drone kamikaze Rusia di Pakistan

Dari segi dimensi, drone BLA-D memiliki panjang badan pesawat 3,4 m, rentang sayap 3 m, serta bobot lepas landas maksimum mencapai 250 kg.

Desain fisik yang terukur ini memungkinkannya tetap lincah sekaligus mematikan saat menjalankan misi taktis jarak jauh.

Mikheev menambahkan bahwa dalam melakukan pekerjaan kontrak dan pasokan produk militer, ROSOBORONEXPORT utamanya mempertimbangkan kebutuhan produsen untuk memenuhi kewajibannya kepada Kementerian Pertahanan Rusia.

Saat ini Almaz-Antey telah menguasai produksi massal sistem Garpia-A1E dan mencapai tingkat yang memungkinkannya untuk memenuhi kontrak dengan pelanggan asing dalam jangka waktu yang kompetitif tanpa mengorbankan kemampuan pertahanan dalam negeri. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *