Bukan Cuma Pelindung Tank: Evolusi Pantsir Rusia Jadi Atap Pemburu Drone

Pantsir RusiaIstimewa
Sistem pertahanan udara Pantsir Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Bersenjata Federasi Rusia kembali memperkuat lini pertahanan udaranya setelah menerima pengiriman unit baru sistem peluncur rudal dan kanon Pantsir dari perusahaan pertahanan High-Precision Systems (Vysokotochnye Kompleksy).

Pengiriman ini mencakup dua jenis varian sekaligus, yaitu sistem pertahanan udara bergerak Pantsir-S serta varian stasioner teranyar, Pantsir-SMD.

Melalui pernyataan resminya di saluran Telegram, pihak produsen menyatakan seluruh alutsista tersebut telah lolos serangkaian uji coba lapangan dan secara resmi disetujui oleh perwakilan penerimaan militer sebelum diterjunkan ke area operasional.

Pengiriman ganda ini memperlihatkan strategi Rusia dalam mengombinasikan dua konsep perlindungan udara yang berbeda.

Pantsir-SMD untuk Perang Modern

Varian Pantsir-S mengusung fleksibilitas tinggi dengan mempertahankan perpaduan dua kanon otomatis 30 mm 2A38M, yang mampu menembakkan hingga 5.000 putaran per menit, serta 12 rudal bahan bakar padat 57E6 untuk mencegat sasaran pada jarak 1,2 hingga 20 km.

Kehadiran kanon pada varian bergerak ini memberi keunggulan dalam menetralisir ancaman udara jarak sangat dekat hingga rentang 4 kilometer secara instan.

Di sisi lain, varian Pantsir-SMD dirancang khusus untuk menjawab tantangan perang modern yang didominasi oleh serangan pesawat nirawak.

Tidak seperti pendahulunya, Pantsir-SMD menanggalkan penggunaan kanon otomatis 30 mm dan memokuskan seluruh modul tempurnya pada peluncuran rudal.

Sistem ini dapat mengusung 12 rudal standar atau dimuati hingga 48 rudal miniatur anti-drone TKB-1055 yang memiliki jangkauan hantam hingga 7 km serta batas ketinggian 5 km.

Efisiensi Tinggi Pasukan Pertahanan Udara

Kemampuan mengombinasikan amunisi ini memberi efisiensi tinggi bagi pasukan pertahanan udara saat harus menghadapi gelombang serangan drone dalam jumlah besar (swarming attacks).

Langkah penambahan armada ini menjadi krusial mengingat intensitas ancaman udara yang terus meningkat.

Info Lainnya: Helikopter Mi-26 angkat sistem pertahanan udara Pantsir-SMD-E ke atas gedung di Moskow

Varian Pantsir-SMD bahkan sempat terdeteksi dipasang di atap-atap bangunan sipil di Moskow pada Mei 2026 sebagai benteng pertahanan stasioner untuk melindungi fasilitas vital kota dari jangkuan drone jarak jauh.

Meskipun keluarga sistem Pantsir diakui sebagai salah satu senjata pencegat paling efektif yang dimiliki Rusia saat ini, tantangan geografis yang sangat luas membuat upaya Moskow untuk menutup seluruh titik strategis secara rapat masih sering menemui celah. (AF)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *