Pembangunan Kapal Selam Scorpène Evolved oleh PT PAL Resmi Dimulai

Upacara pemotongan baja pertama kapal selam Scorpene Evolved di PT PALWikipedia, PT PAL
Upacara pemotongan baja pertama kapal selam Scorpene Evolved di PT PAL.

AIRSPACE REVIEW – Pembangunan kapal selam Scorpène Evolved secara resmi dimulai, ditandai dengan upacara pemotongan pelat baja pertama (first steel-cutting) di galangan kapal PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Acara bersejarah yang menandai dimulainya proses fisik manufaktur kapal tempur bawah air ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Momentum penting bagi alutsista nasional tersebut turut disaksikan oleh deretan pejabat senior dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, perwakilan diplomatik Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, serta para pimpinan dan mitra industri yang terlibat langsung dalam proyek strategis ini.

Lompatan Signifikan

Pilihan teknologi pada varian Scorpène Evolved memberikan lompatan kemampuan yang sangat signifikan bagi kekuatan maritim Indonesia. Kapal selam ini dirancang dengan kemampuan siluman (stealth) mutakhir yang membuatnya sangat sulit dilacak oleh jaringan radar maupun sensor sonar musuh.

Tidak hanya mengandalkan fitur penyamaran, kapal ini juga dilengkapi dengan jajaran sensor inovatif generasi teranyar serta sistem persenjataan yang lengkap dan mematikan untuk mendominasi berbagai skenario pertempuran bawah laut.

Keunggulan paling menonjol dari kapal selam ini terletak pada pengaplikasian baterai Lithium-Ion (Li-Ion) generasi terbaru. Penggunaan teknologi baterai canggih ini memberikan daya tahan operasional di bawah air yang jauh lebih lama dibandingkan kapal selam konvensional berteknologi lama, sekaligus menawarkan proses pengisian daya yang jauh lebih cepat sehingga meminimalkan durasi kapal harus naik ke permukaan (snorkeling).

Dengan kepadatan energi yang tinggi serta fleksibilitas taktis yang optimal, Scorpène Evolved diproyeksikan menjadi aset strategis utama TNI Angkatan Laut dalam mengamankan seluruh wilayah yurisdiksi laut Indonesia.

Kolaborasi PT PAL – Naval Group

Proyek pengadaan dua unit kapal selam canggih ini merupakan realisasi konkret dari kontrak kerja sama pertahanan yang secara resmi telah mulai berlaku sejak 23 Juli 2025.

Berbeda dengan pengadaan alutsista biasa, seluruh proses pembangunan dan perakitan kedua kapal selam ini dilakukan secara langsung di dalam negeri, tepatnya di fasilitas galangan kapal PT PAL Indonesia di Surabaya.

Baca Juga: Kontrak dua kapal selam Scorpène Evolved untuk Indonesia resmi dimulai

Langkah besar ini dapat terwujud berkat skema kolaborasi yang erat antara PT PAL Indonesia dengan raksasa industri pertahanan maritim asal Prancis, Naval Group, yang mengedepankan prinsip transfer teknologi (Transfer of Technology) serta alih pengetahuan produksi secara menyeluruh.

Sebagai fondasi utama pembangunan lokal ini, sejumlah besar teknisi dan insinyur ahli asal Indonesia telah dikirim dan menyelesaikan program pelatihan ketat di Prancis. Berbekal sertifikasi dan keahlian internasional yang ditimba langsung dari Naval Group, para anak bangsa kini memegang kendali utama dalam memimpin proses konstruksi kapal selam berteknologi tinggi tersebut di tanah air.

Penguatan Kedaulatan Nasional

Di samping memperkuat armada tempur laut, peluncuran proyek ini menandai tonggak sejarah baru dalam mempererat hubungan diplomasi dan industri pertahanan antara Indonesia dan Prancis. Kemitraan strategis ini memiliki landasan politik yang sangat kuat, terutama setelah kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Paris pada 28 Mei 2026.

Dalam pertemuan puncak bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, kedua pemimpin menegaskan kembali bahwa penguatan kedaulatan nasional masing-masing negara merupakan inti utama dari kerja sama bilateral ini.

Baca Juga: Masuk tahap pra-produksi Scorpene Evolved, Indonesia pionir di ASEAN

Pertemuan bersejarah pada Mei 2026 tersebut menghasilkan keputusan monumental, di mana Indonesia dan Prancis secara resmi sepakat menaikkan derajat hubungan bilateral mereka menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership).

Pembangunan kapal selam Scorpène Evolved di Surabaya ini menjadi bukti riil bahwa kesepakatan tingkat tinggi tersebut langsung diwujudkan dalam bentuk kerja sama alutsista nyata yang dibangun oleh tangan-tangan anak bangsa. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *