Pindah tempat ke Kertajati, PTDI akan genjot produksi pesawat CN235 dan N219

CN235 MPAPTDI
CN235 MPA buatan PTDI.

AIRSPACE REVIEW – Langkah besar diambil oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk memperluas sayap bisnisnya. Dalam rangka mengejar target produksi puluhan pesawat terbang dan memperkuat ekosistem dirgantara domestik, PTDI resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Kerja sama ini diikat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Pengembangan Kawasan Sisi Barat Bandara Kertajati sebagai landasan pembangunan kawasan industri kedirgantaraan nasional.

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, dan Plt. Direktur BIJB, Ronald H. Sinaga, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infrawil), Jakarta Pusat.

Momen penting ini disaksikan langsung oleh Menko Infrawil Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Menteri Perhubungan Suntana, dan Bupati Majalengka Eman Suherman.

Target Produksi 80 CN235 dan 30 N219

Ekspansi PTDI ke Bandara Kertajati bukan tanpa alasan. Kawasan ini akan diplot oleh pemerintah sebagai Integrated Aerospace Hub yang mencakup pengembangan klaster Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), Aerostructure, hingga Unmanned Aerial System (UAS) atau pesawat tanpa awak.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Penampakan CN235 MPA Terbaru untuk TNI AL di Hanggar PTDI

Langkah ini menjadi sangat krusial mengingat PTDI tengah mengemban tugas besar untuk memenuhi pesanan armada pesawat nasional. Kawasan baru di Kertajati ini disiapkan untuk mendongkrak kapasitas produksi guna memenuhi pengadaan 80 unit pesawat CN235 dan 30 unit pesawat N219

Selain memacu produksi, fasilitas di Kertajati juga akan mempercepat proses komersialisasi pesawat N219 serta memperkuat layanan purna jual (life cycle support) bagi seluruh konsumen PTDI.

Ekosistem Industri yang Mandiri

Menko Infrawil menegaskan komitmen penuh pemerintah untuk menyulap Kertajati menjadi hub industri kedirgantaraan. Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus meningkatkan arus penerbangan komersial di Kertajati, tetapi juga membangun ekosistem industri yang mandiri.

“Kalau bukan kita, siapa lagi? Kita memiliki kemampuan, memiliki industrinya, tinggal bagaimana kita menciptakan pasarnya. Negara-negara maju selalu memulai dari keberpihakan terhadap industri dalam negerinya sendiri sebelum mampu bersaing di pasar global,” tegas AHY dikutip dalam siaran pers PTDI.

Senada dengan AHY, Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dalam sambutan yang dibacakan oleh Dirut PTDI, Gita Amperian, mengatakan optimistis kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra global di Kertajati akan melahirkan industri kedirgantaraan yang tangguh.

Pemanfaatan Fasilitas Uji Terbang

Kerja sama pengembangan kawasan sisi barat Bandara Kertajati ini akan berjalan secara bertahap (jangka pendek, menengah, dan panjang).

Pada tahap awal, PTDI akan mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada (existing), termasuk memanfaatkan runway Bandara Kertajati untuk kegiatan uji terbang (flight test) produk-produk andalan PTDI.

Uji terbang ini akan mencakup jenis Fixed Wing (pesawat bersayap tetap), Rotary Wing (helikopter), hingga Unmanned Aircraft System (UAS/drone), baik untuk kebutuhan pertahanan (militer) maupun komersial.

Baca Juga: Mengamati PUNA Wulung di PTDI, Sang Elang Pengawas dari Langit

Harapan besar juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mewakili Penjabat Gubernur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jabar, Sumasna, berharap Kertajati bisa melompat lebih jauh.

”Harapan kami, Kertajati tidak berhenti sebagai bandara, tetapi juga tumbuh menjadi salah satu pusat industri kedirgantaraan nasional,” ujarnya.

Melalui kemitraan strategis ini, PTDI dan BIJB berkomitmen menciptakan ekosistem dirgantara yang inovatif dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menjadi katalisator kemandirian industri pertahanan dan dirgantara Indonesia agar semakin kompetitif di panggung global. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *