Jet T-50i TNI AU unjuk gigi di Australia, 100 pesawat tempur terlibat dalam Pitch Black 2026

T-50 GOLDEN EAGLE TNI AURoni Sont/AR
T-50i Golden Eagle TNI AU.

AIRSPACE REVIEW – Jet tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 TNI Angkatan Udara ikut unjuk gigi dalam latihan tempur udara multinasional dua tahunan yang diselenggarakan oleh Angkatan Udara Australia (RAAF), yaitu Exercise Pitch Black 2026.

Latihan bergengsi yang berlangsung di wilayah utara Australia ini dijadwalkan mengudara mulai 20 Juli hingga 7 Agustus 2026, tulis Departmen Pertahanan Australia dalam rilisnya.

Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi T-50i TNI AU karena menjadi yang pertama kalinya terlibat dalam ajang terbesar untuk mengasah taktik dan strategi pertempuran udara yang kompleks ini.

Selain Indonesia, Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) juga mencatatkan sejarah dengan mengirimkan jet tempur siluman F-35 Lightning II mereka untuk pertama kalinya ke ajang ini.

Diikuti 20 Negara dan 100 Pesawat

Komandan Latihan Pitch Black 2026, Air Commodore Matthew McCormack, menegaskan latihan tahun ini merupakan aktivitas pelatihan kolektif terbesar RAAF bersama para mitra dan sekutunya.

“Di sinilah kami merencanakan bersama, bertempur bersama, dan belajar bersama melalui skenario pelatihan yang realistis dan rumit,” ujar McCormack.

Latihan skala raksasa ini akan melibatkan kekuatan udara yang masif, dengan diikuti oleh 20 negara, 100 jet tempur, dan lebih dari 2.500 personel militer. Latihan dilaksanakan di tiga tempat, yakni RAAF Darwin, Tindal, dan Amberley.

Baca Juga: Delegasi TNI AU meraih lima penghargaan dari RAAF di Exercise Pitch Black 2024

Selain Australia sebagai tuan rumah latihan, negara-negara yang mengirimkan armada udaranya adalah Indonesia, Amerika Serikat, Jepang, Papua Nugini, Filipina, Thailand, Republik Korea (Korsel), India, Singapura, Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Sementara negara yang mengirimkan personel terintegrasi adalah Selandia Baru, Fiji, Kanada, Brunei Darussalam, Malaysia, Finlandia, dan Swedia. Dua negara anggota terbaru NATO yang disebutkan terakhir ini, juga merupakan peserta baru dalam Latihan Pitch Black.

Wilayah Utara Australia Diminati

McCormack menjelaskan, Pitch Black selalu menjadi magnet bagi angkatan udara berbagai negara dunia karena Australia Utara memiliki ruang udara latihan militer yang sangat luas.

Ruang udara yang minim hambatan sipil ini memungkinkan para pilot menguji taktik tempur mutakhir dalam skala yang tidak bisa mereka lakukan di negara masing-masing.

Selain memperkuat kapabilitas tempur taktis, latihan ini juga menjadi instrumen penting bagi Australia dalam memenuhi sasaran Strategi Pertahanan Nasional (National Defence Strategy). Kolaborasi ini mempererat hubungan antarnegara mitra demi menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Pesta Udara untuk Masyarakat Darwin

Sementara itu, sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan warga Northern Territory (wilayah utara Australia) yang wilayah udaranya akan menjadi sangat bising selama hampir tiga minggu, RAAF menyiapkan dua acara publik gratis.

Baca Juga: Sukses melaksanakan Latihan Pitch Black 2024 di Australia, F-16 TNI AU kembali ke sarangnya di Lanud Iswahjudi

Pertama adalah Mindil Beach Flying Display pada 23 Juli 2026. Pada hari tersebut akan dilaksanakan atraksi jet tempur memukau di atas pantai ikonik Darwin saat matahari terbenam.

Kemudian RAAF Base Darwin Open Day pada 1 Agustus 2026, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk melihat langsung dari dekat pesawat-pesawat tempur canggih milik negara peserta. (PN)

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *