Kalah taruhan Piala Dunia, maskapai Norwegian terpaksa “ganti logo” jadi British Airways
Norwegian, BAAIRSPACE REVIEW – Ada-ada saja aksi menggelitik yang terjadi di dunia penerbangan akibat demam Piala Dunia. Maskapai penerbangan berbiaya hemat (LCC) asal Norwegia, Norwegian Air, baru-baru ini mengejutkan publik setelah kedapatan mengubah logo profil media sosial mereka menjadi logo rivalnya, British Airways.
Usut punya usut, perubahan logo yang mendadak ini bukan karena adanya aksi peretasan (hacking) ataupun akuisisi perusahaan, melainkan karena Norwegian kalah taruhan sepak bola!
Berawal dari Taruhan di Media Sosial
Kejadian unik ini bermula sebelum laga sengit di Piala Dunia bergulir. Lewat platform media sosial X, akun resmi Norwegian dan British Airways tampak saling melempar perang urat syaraf (psywar) jenaka untuk mendukung tim nasional negara masing-masing.
Kedua maskapai akhirnya sepakat untuk membuat taruhan: siapa pun yang tim nasionalnya kalah dalam pertandingan tersebut, akun media sosial mereka harus rela mengubah foto profilnya menggunakan logo maskapai lawan selama waktu yang ditentukan.
Dewi fortuna tampaknya sedang tidak berpihak pada Norwegia. Setelah peluit panjang akhir pertandingan berbunyi dan memastikan kekalahan tim mereka, maskapai Norwegian pun harus berlapang dada menerima kekalahan.
Menepati Janji dengan Gaya
Sebagai bentuk sportivitas, Norwegian langsung menepati janji mereka. Netizen pun dibuat heboh saat melihat logo ikonik “bendera merah-putih-biru” milik Norwegian di halaman profil mereka mendadak berganti menjadi logo Speedbird khas British Airways.
Aksi kocak ini langsung memancing berbagai reaksi dari para pengguna media sosial. Banyak netizen memuji sportivitas Norwegian, sementara yang lain menjadikannya bahan candaan segar.
“Ini adalah bentuk pelayanan pelanggan dan sportivitas terbaik yang pernah saya lihat,” tulis salah seorang netizen di kolom komentar.
Pihak British Airways pun tidak melewatkan momen ini untuk sedikit “menyombongkan” kemenangan mereka dengan membalas unggahan Norwegian secara jenaka, menyambut maskapai rival tersebut ke dalam “keluarga baru” mereka —meski hanya untuk sementara waktu.
Strategi Pemasaran yang Cerdas
Meski kalah taruhan, langkah yang dilakukan oleh Norwegian dinilai sebagai strategi marketing yang sangat cerdas.
Di tengah ketatnya persaingan industri penerbangan, interaksi humanis dan jenaka seperti ini terbukti berhasil menarik perhatian publik, meningkatkan keterikatan (engagement) audiens, dan memberikan citra positif bagi kedua maskapai.
Baca Juga: Sambut Piala Dunia 2018, Hong Kong Airlines Buka Penerbangan ke Rusia
Pada akhirnya, sepak bola tidak hanya menyatukan suporter di stadion, tetapi juga berhasil membuat dua maskapai raksasa Eropa “akur” dan saling berbagi panggung di media sosial.
Wah, asyik ya kalau begitu. Selain berlapang dada menerima takdir dan mensyukuri apa yang didapat, rezeki malah jadi bertambah ya. Sip deh.. (RNS)
