Polandia meresmikan beroperasinya tiga jet tempur F-35A Husarz pertama

Jet tempur F-35A Polandiaf35.com
Jet tempur F-35A Polandia.

AIRSPACE REVIEW – Polandia meresmikan beroperasinya tiga jet tempur F-35A pertama yang diberi nama Husarz. Momen ini menandai transisi besar-besaran Angkatan Udara Polandia menuju era kemampuan tempur generasi kelima.

Nama Husarz (dibaca: Hoo-sarsh) dipilih sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada Winged Hussars, yaitu Kavaleri Bersayap legendaris dari Persemakmuran Polandia-Lithuania pada abad ke-16 hingga ke-18.

Upacara peresmian F-35A dilaksanakan pada 12 Juni 2026, dihadiri oleh para pejabat tinggi pemerintah dan militer Polandia, perwakilan dari pemerintahan Amerika Serikat, Lockheed Maretin, dan negara-negara sekutu.

Sebelumnya, ketiga jet tempur generasi kelima tersebut telah mendarat di Pangkalan Udara Taktis ke-32 di Łask pada 22 May lalu.

Polandia Mengakuisisi 32 F-35A dari Lockheed Martin

Polandia menandatangani kontrak senilai 4,6 miliar USD (sekitar Rp75 triliun) pada tahun 2020 untuk mengakuisisi 32 unit F-35A varian Conventional Take Off and Landing (CTOL) alias versi angkatan udara.

Pesawat pertama dari pesanan ini pertama kali diperkenalkan ke publik di fasilitas Lockheed Martin Aeronautics di Fort Worth, Texas, pada Agustus 2024.

Kehadiran armada F-35 Husarz diharapkan dapat memperkuat interoperabilitas militer Polandia dengan pasukan sekutu sekaligus memperkokoh posisi pertahanan NATO di wilayah sayap timur.

Dengan teknologi peleburan sensor (sensor fusion) yang mutakhir, F-35 dirancang mampu beroperasi secara optimal di berbagai domain, khususnya di lingkungan pertempuran yang diperebutkan ketat (contested environments).

11 Unit F-35 Menyusul Tiba Tahun Depan

Kepala Kementerian Pertahanan Nasional Polandia, Władysław Kosiniak-Kamysz, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini.

“Ini adalah hari yang luar biasa. Ini adalah hari yang membanggakan bagi Tentara Polandia, sekaligus hari yang bersejarah bagi seluruh rakyat Polandia,” ujarnya dikutip media setempat.

Kosiniak-Kamysz juga mengumumkan bahwa 11 unit jet F-35A tambahan dijadwalkan akan tiba di Pangkalan Łask dalam beberapa bulan ke depan.

Kemudian akan menyusul lagi 12 jet berikutnya pada tahun depan, hingga seluruh total pesanan 32 unit jet terpenuhi.

Akan Memesan 32 Unit F-35 Tambahan

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa program jangka panjang Polandia adalah memproyeksikan pembentukan dua skuadron tambahan melalui rencana akuisisi 32 unit pesawat generasi kelima lagi di masa depan.

Dengan peresmian ini, Polandia resmi bergabung dengan jajaran negara Eropa lainnya yang mengoperasikan F-35 dari wilayah teritorial mereka sendiri.

Secara global, saat ini ada lebih dari 1.330 pesawat F-35 yang dioperasikan oleh 20 negara sekutu.

Dukungan Finansial Baru dari AS

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional, Thomas DiNanno, turut membawa kabar baik.

Ia mengungkapkan bahwa Amerika Serikat akan memberikan pinjaman baru senilai 4 miliar USD kepada Polandia melalui program Pembiayaan Militer Asing (Foreign Military Financing).

Tambahan pinjaman tersebut membuat total dana bantuan militer yang tersedia bagi Polandia dari AS kini melonjak menjadi 20 miliar USD.

Langkah ini semakin menegaskan komitmen Washington dalam memperkuat pertahanan sekutunya di tengah dinamika geopolitik Eropa yang terus berkembang. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *