Tonggak sejarah baru: Pesawat C295 pertama buatan lokal India sukses terbang perdana

Pesawat Airbus C295 pertama produksi lokal India terbang perdanaAirbus/TASL
Pesawat Airbus C295 pertama produksi lokal India terbang perdana.

AIRSPACE REVIEW – Pesawat angkut militer Airbus C295 pertama yang diproduksi dan dirakit di India oleh Tata Advanced Systems Limited (TASL), bekerja sama dengan Airbus Defence and Space, sukses melaksanakan penerbangan perdananya.

Dengan penerbangan ini, India berhasil mencetak tonggak sejarah baru dalam program modernisasi militer dan pengembangan industri pertahanan dalam negerinya.

Uji penerbangan dilakukan dari fasilitas perakitan akhir (Final Assembly Line) di Vadodara, negara bagian Gujarat pada Rabu, 10 Juni 2026.

40 Unit akan Dibuat di India

Keberhasilan ini menandai langkah maju yang signifikan dalam strategi nasional India untuk memperkuat kemandirian teknologi dan industri di sektor pertahanan.

Penerbangan ini juga sekaligus membuka fase baru dari program yang bertujuan untuk menggantikan armada jet tua Avro HS-748 milik Angkatan Udara India (IAF), yang telah beroperasi selama lebih dari enam dekade.

Proyek ini merupakan bagian dari kontrak yang ditandatangani pada tahun 2021 untuk pengadaan 56 pesawat C295, dan tercatat sebagai salah satu proyek kedirgantaraan terbesar di bawah kebijakan pemerintah “Make in India”.

Berdasarkan kesepakatan antara Kementerian Pertahanan India dan Airbus, 16 unit pesawat pertama diproduksi langsung di Spanyol.

Sementara itu, 40 unit sisanya akan diproduksi dan dirakit sepenuhnya di wilayah India.

Inisiatif ini tidak hanya sekadar meremajakan armada militer, tetapi juga bertujuan membangun rantai produksi nasional yang mampu mengembangkan kompetensi industri strategis serta mengurangi ketergantungan pada pemasok asing.

Dikerjakan Perusahaan Swasta

Fasilitas di Vadodara sendiri memiliki arti penting bagi industri penerbangan India. Tempat ini menjadi lini perakitan akhir pertama untuk pesawat militer yang dioperasikan oleh perusahaan swasta India.

Kompleks industri ini diresmikan pada Oktober 2024 dan menyimbolkan perubahan bersejarah dalam sektor yang secara tradisional didominasi oleh perusahaan-perusahaan milik negara (BUMN).

Lebih dari 13.000 Komponen C295 Diproduksi oleh India

Saat ini, program tersebut telah menggerakkan jaringan pemasok lokal yang luas. Lebih dari 13.000 komponen pesawat ini diproduksi di India oleh puluhan perusahaan domestik.

Selain itu, berbagai proses industri khusus telah mendapatkan sertifikasi demi memenuhi standar ketat dari Airbus, menciptakan basis teknologi kuat yang dapat menguntungkan proyek-proyek kedirgantaraan sipil maupun militer di masa depan.

Dampak ekonomi dari proyek ini juga sangat besar. Program ini diperkirakan akan menciptakan ribuan lapangan kerja langsung dan tidak langsung selama dekade berikutnya, memperkuat sektor-sektor seperti teknik penerbangan, manufaktur tingkat lanjut, integrasi sistem, dan pemeliharaan pesawat (maintenance).

Transfer pengetahuan (transfer of knowledge) antara Airbus dan Tata dipandang sebagai salah satu keuntungan strategis terbesar, memungkinkan industri lokal mengembangkan kapabilitas yang jauh lebih canggih.

Keunggulan Mampu Mendarat di Landasan Pendek

Airbus C295 merupakan salah satu pesawat angkut taktis paling sukses di pasar internasional saat ini.

Digunakan oleh puluhan negara, model ini dikenal karena fleksibilitas, ketangguhan, dan kemampuannya beroperasi di lingkungan yang menantang.

Pesawat mampu mengangkut hingga 71 prajurit dengan perlengkapan penuh, sekitar sembilan ton kargo, atau dikonfigurasi untuk misi evakuasi medis, penerjun payung, pencarian dan penyelamatan (SAR), patroli maritim, serta operasi khusus.

Salah satu fitur yang paling disoroti oleh IAF adalah kemampuan C295 untuk beroperasi di landasan pacu yang pendek dan tidak beraspal (unprepared runways).

Karakteristik ini sangat penting untuk misi di wilayah pegunungan dekat perbatasan dengan China dan Pakistan, di mana infrastruktur bandara sering kali sangat terbatas.

Lompatan Teknologi Modern

Dibandingkan dengan Avro HS-748 yang lama, C295 menawarkan lompatan teknologi yang masif.

C295 dilengkapi dengan avionik digital modern, sistem navigasi canggih, efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi, kinerja yang lebih baik di dataran tinggi, serta biaya operasional yang lebih rendah.

Peningkatan ini akan mendongkrak kapasitas logistik IAF dalam merespons misi transportasi militer dan bantuan kemanusiaan secara lebih cepat.

Di masa depan, program ini juga membuka jalan bagi varian-varian khusus. Otoritas India dikabarkan tengah mendiskusikan kemungkinan penggunaan platform C295 untuk misi patroli maritim, intelijen elektronik, peringatan dini (early warning), dan pengawasan perbatasan.

Dengan keberhasilan penerbangan perdana pesawat rakitan lokal ini, India membuktikan kemampuan yang kian berkembang untuk berpartisipasi dalam program kedirgantaraan yang kompleks dan bernilai tinggi.

Pencapaian ini bukan sekadar tentang kehadiran pesawat angkut militer baru, melainkan tentang penguatan infrastruktur industri yang akan memainkan peran fundamental dalam masa depan proyek pertahanan India. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *