Gantikan model tua yang telah disumbangkan ke Ukraina, Jerman memesan kendaraan pemulihan Bergepanzer 3 A2 baru

Bergepanzer 3 A2 BüffelRheinmetall

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr) berencana memesan kendaraan lapis baja pemulihan (ARV) Bergepanzer 3 A2 Büffel versi baru untuk menggantikan Bergepanzer 2 Wisent yang sudah usang yang telah disumbangkan ke Ukraina.

Dilaporkan, usulan pendanaan untuk proyek tersebut telah diajukan kepada komite anggaran dan pertahanan parlemen Jerman untuk dipertimbangkan.

Rencana tersebut mencakup pembelian 23 kendaraan Bergepanzer 3 A2 untuk menggantikan 21 unit Bergepanzer 2 yang ada dan dua Bergepanzer 2 lainnya yang dipindahkan ke Ukraina pada tahun 2022.

Kendaraan lapis baja khusus ini akan diproduksi oleh perusahaan pertahanan Rheinmetall. Pengiriman kendaraan dijadwalkan pada periode Maret 2028 hingga Juni 2029.

Total biaya pembelian 23 kendaraan beserta suku cadang dan peralatan pendukungnya diperkirakan menelan biaya sekitar 360 juta euro.

Lebih Kuat dan Perlindungan Ranjau yang Ditingkatkan

Varian Bergepanzer 3 A2 yang baru ini memiliki sistem derek yang dimodernisasi dengan kapasitas angkat ditingkatkan hingga 32 ton, dibandingkan 20 ton pada Bergepanzer 2.

Kendaraan juga mendapatkan lambung baru yang menggunakan platform tank tempur utama (MBT) Leopard 2A7/2A8.

Selain itu, Bergepanzer 3 A2 mendapatkan perlindungan balistik dan ranjau yang ditingkatkan, dan dibekali stasiun senjata kendali jarak jauh (RCWS) dengan senapan mesin 7,62 mm untuk pertahanan diri.

Untuk mengoperasikan Bergepanzer 3 A2 dibutuhkan tiga kru, termasuk operator derek, komandan merangkap operator senjata, dan pengemudi.

Kemampuan Multi

Memiliki bobot 54-61 ton, tergantung konfigurasi, Bergepanzer 3 A2 digerakkan menggunakan mesin diesel MTU MB 873 Ka-501 yang memiliki daya 1.500 hp.

Kecepatan maksimum kendaraan di jalan raya kisaran 68 – 72 km/jam, dengan jangkauan operasional hingga jarak 650 km.

Bergepanzer 3 A2 dapat diandalkan untuk memulihkan tank tempur yang terbalik, menarik tank mogok, hingga pergantian mesin tank yang rusak dalam waktu sekitar 30 menit.

Selain derek, kendaraan juga dilengkapi dengan bilah dozer yang dipasang di depan, digunakan untuk membersihkan puing-puing medan perang, meratakan jalan/tanah, hingga menggali posisi pertahanan. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *