Rusia ngamuk, jet tempur Su-57 kembali hujani garis depan Ukraina dengan rudal jelajah

Su-57MoD/TASS

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Dirgantara Rusia (VKS) dilaporkan telah mengaktifkan kembali jet tempur siluman tercanggihnya, Su-57 (NATO: Felon), untuk melancarkan serangan rudal jelajah intensif di sepanjang garis depan Ukraina.

Berdasarkan laporan pemantau serangan udara Ukraina sepanjang Mei 2026, jet tempur generasi kelima tersebut terdeteksi melakukan lebih dari sepuluh kali peluncuran rudal jelajah.

Langkah ini menandai kembalinya operasional bertempo tinggi setelah aktivitas armada Su-57 sempat menurun drastis akibat serangan drone Ukraina beberapa waktu lalu.

Saluran pemantau udara Ukraina, termasuk grup eRadar dan @monitor, mencatat pola operasional yang konsisten dari Su-57.

Jet-jet tersebut beroperasi di wilayah udara aman Rusia, termasuk di atas wilayah perbatasan Kursk Oblast, Laut Azov dekat Mariupol, serta di Crimea dan sektor selatan.

Dari posisi tersebut, Su-57 meluncurkan rudal jelajah Kh-59 dan varian terbarunya, Kh-69, ke arah target-target di Ukraina seperti Kota Dnipro.

Dengan taktik serangan jarak jauh (standoff) ini, Su-57 tetap berada jauh di luar jangkauan sistem pertahanan udara Patriot atau pesawat pencegat milik Ukraina.

Rudal Kh-69 merupakan rudal jelajah subsonik dengan jangkauan sekitar 400 kilometer. Rudal ini dirancang dengan kemampuan penampang radar yang rendah (sulit dideteksi) dan mampu terbang sangat rendah hingga 20 m di atas permukaan tanah, menjadikannya tantangan besar bagi sistem radar pertahanan udara.

Peningkatan aktivitas Su-57 terjadi setelah periode sunyi yang dipicu oleh serangan drone jarak jauh Ukraina ke Pangkalan Udara Shagol di wilayah Chelyabinsk, Rusia, pada akhir April lalu.

Lokasi pangkalan tersebut berada sekitar 1.700 km dari perbatasan Ukraina.

Citra satelit pasca-serangan memperlihatkan kerusakan di area parkir pesawat yang memaksa militer Rusia memindahkan sedikitnya dua unit Su-57 dan satu unit Su-34 demi mencegah kerugian lebih lanjut. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *