Penampakan terbaru Bohai Sea Monster China, terlihat membawa empat gantungan senjata
Via X AIRSPACE REVIEW – Foto-foto terbaru dari wahana WiG (Wing in Ground effect) buatan China yang dijuluki Bohai Sea Monster kembali beredar dan terlihat sangat jelas dibandingkan penampakan sebelumnya.
Menarinya, kali ini terlihat empat gantungan senjata di bawah sayapnya, mengindikasikan potensi peran tempur selain untuk transportasi.
Wahana ini pertama kali diidentifikasi pada Juni 2025 di Laut Bohai, China.
Dijuluki pengamat sebagai Bohai Sea Monster, merujuk pada wahana yang sama yakni Caspian Sea Monster milik Uni Soviet pada pertengahan 1960-an.
Mengadopsi teknologi WiG, Bohai Sea Monster dapat terbang melayang dengan memanfaatkan bantalan udara terkompresi yang dihasilkan antara sayap dan permukaan air di bawahnya.
Wahana hibrida antara pesawat terbang dan perahu ini tidak dapat terbang tinggi seperti pesawat konvensional, tetapi hanya meluncur beberapa meter di atas laut.
Kelebihan utamanya adalah lebih hemat biaya operasional dibandingkan pesawat terbang dan memiliki kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kapal permukaan air.
Keunggulan lainnya adalah kehadirannya yang susah terdeteksi oleh radar lawan, karena melayang rendah beberapa meter di atas permukaan air.
Monster Laut Bohai memiliki lambung bergaya perahu terbang dengan dasar bertingkat untuk lepas landas dan pendaratan di air, serta memiliki ekor berbentuk V dengan sirip ekor horisontal di atasnya.
Lalu terdapat sponson penopang di ujung sayap untuk daya apung dan stabilitas saat dipermukaan air.
Tenaga penggeraknya berupa empat mesin turboprop yang tidak diketahui jenisnya dipasang di atas sayap utama.
Sementara empat gantungan di bawah sayapnya kemungkinan digunakan untuk mengangkut senjata, tangki bahan bakar eksternal, atau pod sensor.
Analis mengungkapkan, kehadiran Bohai ini bisa saja mengarah pada penggunaan oleh militer, seperti invasi terhadap Taiwan atau operasi lainnya di Laut China Selatan yang disengketakan. (RBS)
