Indonesia mengakuisisi jet bisnis Pilatus PC-24 dan pesawat latih lanjut PC-21 untuk TNI AU

Pilatus PC-24 and PC-21Pilatus

AIRSPACE REVIEW – Produsen pesawat asal Swiss, Pilatus Aircraft, secara resmi mengumumkan kesepakatan strategis dengan Pemerintah Indonesia.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia akan mendatangkan jet bisnis serbaguna PC-24 serta menandatangani perjanjian terkait pesawat latih lanjut PC-21.

Langkah ini menandai babak baru dalam modernisasi armada udara Indonesia, dengan memilih platform pesawat yang dikenal memiliki efisiensi tinggi dan kemampuan operasional yang fleksibel, tulis perusahaan dalam rilisnya.

Pilatus PC-24, yang dijuluki sebagai “Super Versatile Jet”, menjadi primadona dalam kesepakatan ini.

Pesawat ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki jet bisnis lain di kelasnya, yaitu kemampuan untuk lepas landas dan mendarat di landasan pacu yang pendek, bahkan yang tidak beraspal (seperti landasan rumput atau berkerikil).

Di Indonesia, kemampuan ini dinilai sangat krusial mengingat kondisi geografis negara kepulauan yang memiliki banyak bandara kecil dengan fasilitas terbatas.

PC-24 diharapkan dapat mendukung mobilitas pejabat tinggi, misi medis (medevac), hingga transportasi logistik cepat ke wilayah-wilayah terpencil.

Selain jet PC-24, pengumuman ini juga menyoroti komitmen Indonesia terhadap PC-21.

Sebagai pesawat latih turboprop tercanggih di dunia, PC-21 dirancang untuk memberikan pengalaman terbang menyerupai jet tempur modern namun dengan biaya operasional yang jauh lebih rendah, jelas Pilatus.

Dengan integrasi PC-21 ke dalam sistem pendidikan penerbang, TNI Angkatan Udara akan memiliki kurikulum pelatihan yang lebih efektif untuk mempersiapkan para calon pilot sebelum bertransisi ke pesawat tempur garis depan.

Pilatus menyatakan kebanggaannya dapat mendukung kebutuhan aviasi di Indonesia.

Kesepakatan ini tidak hanya mencakup pengadaan unit pesawat, tetapi juga dukungan teknis dan pelatihan berkelanjutan untuk memastikan kesiapan operasional armada di Indonesia.

Dengan masuknya PC-24 dan penguatan armada PC-21, Indonesia kini bergabung dengan jajaran negara-negara maju yang mengandalkan teknologi Swiss untuk solusi transportasi udara dan pelatihan militer, lanjut perusahaan. (RNS)

You may also like...

1 Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *