Angkatan Udara Swedia menerima mesin RM12EP modern pertama untuk peningkatan armada Gripen C/D mereka
Saab AIRSPACE REVIEW – Masa depan operasional armada Saab Gripen C/D Angkatan Udara Swedia (Flygvapnet) memasuki babak baru. GKN Aerospace secara resmi telah mengirimkan unit perdana mesin RM12EP (Enhanced Performance) hasil modernisasi untuk memperkuat armada tempur tersebut.
Pengiriman tersebut merupakan bagian dari kontrak senilai 400 juta krona Swedia (42,8 juta USD).
Proses pengerjaan yang dilakukan di fasilitas Trollhättan ini mencakup peningkatan signifikan pada aspek perangkat keras (hardware) serta pembaruan pada perangkat lunak kontrol mesin.
Stefan Oscarsson, Wakil Presiden Solusi Pemerintah di GKN Aerospace, menegaskan bahwa standar EP ini dirancang khusus untuk memberikan tiga keunggulan utama.
Pertama adalah peningkatan daya dorong di mana mesin ini memberikan performa lebih responsif pada jet Gripen C/D.
Kedua, menambah usia pakai mesin yang menjadi krusial mengingat usia armada saat ini berkisar antara 11 hingga 23 tahun.
Ketiga, menekan biaya perawatan jangka panjang bagi operator.
Saat ini, Swedia mengoperasikan hampir 100 unit Gripen C/D yang ditenagai oleh mesin RM12, turunan dari turbofan GE Aerospace F404.
Dengan hadirnya varian RM12EP, Flygvapnet memiliki landasan kuat untuk terus mengoperasikan varian C/D secara efektif berdampingan dengan varian terbaru.
Langkah modernisasi ini berjalan simultan dengan penggelaran Gripen E yang ditenagai mesin RM16 (turunan F414).
Hingga saat ini, Swedia tetap berkomitmen pada 60 unit Gripen E, sementara operator global lainnya seperti Brasil terus menerima pengiriman unit secara bertahap.
Bagi negara pengguna Gripen lainnya seperti Thailand dan Kolombia yang baru-baru ini menandatangani perjanjian, keberhasilan peningkatan RM12EP ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Saab dan GKN Aerospace dalam mendukung keberlangsungan platform Gripen di pasar global.
Mesin RM12EP merupakan evolusi terbaru dari mesin turbofan Volvo (sekarang GKN Aerospace) RM12 yang telah menjadi jantung pacu armada Saab Gripen C/D selama puluhan tahun.
Sebagai varian modernisasi, RM12EP bukan sekadar perbaikan rutin, melainkan peningkatan substansial untuk menjaga relevansi jet tempur generasi 4+ ini di medan perang modern.
RM12EP tetap mempertahankan DNA aslinya, yaitu General Electric F404-GE-400. Namun, berbeda dengan F404 standar, versi RM12 (dan kini EP) telah dimodifikasi secara masif oleh GKN Aerospace di Swedia.
Mesin ini memenuhi kriteria operasional tunggal (single-engine) yang sangat ketat, termasuk ketahanan terhadap tabrakan burung (bird strike) dan redundansi sistem yang lebih tinggi.
Pembaruan pada standar “EP” mencakup penggantian dan penguatan komponen internal pada core engine. Fokus utamanya adalah:
Penggunaan material baru pada sudu-sudu turbin, memungkinkan mesin beroperasi pada suhu yang lebih tinggi tanpa mempercepat keausan.
Kemudian, perubahan desain pada beberapa komponen kompresor untuk meningkatkan efisiensi volumetrik udara yang masuk ke ruang bakar.
Pembaruan aspek lainnya adalah menyangkut sistem FADEC (Full Authority Digital Engine Control).
Perangkat lunak baru memungkinkan pengaturan pembakaran yang lebih presisi, yang secara langsung berdampak pada responsivitas throttle.
Sistem ini mampu mengoptimalkan parameter mesin secara waktu nyata untuk mendapatkan kekuatan dorong maksimal (thrust) dalam berbagai kondisi ketinggian dan kecepatan. (RNS)

