Robot darat UNEX dari ABRIS DG terpilih menjadi lima finalis XTech Edge Strike Ground Angkatan Darat AS, dari 17 kompetitor yang turut bersaing
ABRIS DG AIRSPACE REVIEW – Perusahaan rintisan ABRIS DG menyatakan bahwa kendaraan darat tak berawak UNEX buatan mereka terpilih sebagai salah satu dari lima pemenang dalam kompetisi XTech Edge Strike Ground yang diadakan di Vilseck, Jerman, dari 3 hingga 13 Maret 2026.
Acara tersebut, yang diselenggarakan oleh Resimen Kavaleri ke-2 Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army), mempertemukan para finalis yang bersaing untuk menunjukkan bagaimana sistem robot darat dapat berkinerja dalam kondisi lapangan.
Penghargaan ini memberi ABRIS DG, melalui mitra AS-nya, Mountain Horse Solutions LLC, akses kontrak 10 tahun di pasar Global Tactical Edge Acquisition Directorate (GTEAD).
Kompetisi ini sendiri dirancang untuk menemukan kendaraan darat tanpa awak (UGV) yang mampu menangani tugas-tugas praktis yang berat.
Hal ini penting karena militer semakin mencari sistem robotik yang dapat memindahkan perbekalan, mendukung operasi drone, dan melakukan pekerjaan berisiko di mana pengiriman pasukan atau kendaraan berawak akan lebih sulit dan lebih berbahaya.
ABRIS DG mengatakan bahwa awalnya 170 perusahaan mengirimkan konsepnya untuk kompetisi tersebut.
Jumlah itu kemudian dipersempit menjadi 17 finalis yang diundang ke Vilseck untuk acara demonstrasi langsung. Setelah dua minggu uji coba, UNEX terpilih bersama empat pemenang lainnya.
Angkatan Darat AS sendiri telah menguji UNEX dalam beberapa skenario, termasuk penyebaran drone FPV jarak jauh dan penarikan Kendaraan Taktis Ringan Gabungan (JLTV).
Disebutkan, UNEX menarik perhatian para juri karena mobilitasnya, desain amfibinya, kapasitas muatannya, dan kemampuannya untuk beroperasi dari Stasiun Kontrol Darat (GCS) pada jarak yang jauh.
Kendaraan tersebut dinilai berdasarkan kemampuannya untuk terus bergerak, terus membawa muatan yang bermanfaat, dan terus bekerja sambil dikendalikan dari jarak yang lebih jauh daripada yang dapat dilakukan oleh banyak sistem robot yang lebih kecil.
UNEX dari semula dirancang untuk misi di area berbahaya dan medan yang sulit. Patform ini dapat membawa muatan hingga 1.700 kg dan dapat mendaki rintangan hingga setinggi 1 m.
Desain modular UNEX adalah bagian lain dari daya tarik produk ini. Di mana kendaraan dapat dilengkapi dengan berbagai sistem dan muatan yang berbeda tergantung pada kebutuhan misi.
Hal ini penting karena pembeli militer tidak lagi hanya mencari robot dengan satu tujuan. Tapi menginginkan platform yang dapat diadaptasi untuk logistik, transportasi, pemulihan, dukungan pengawasan, tanpa harus membangun kendaraan baru untuk setiap tugas. (RBS)

