Pesawat nirawak ZEUS Polandia sukses melakukan penerbangan perdananya dalam konfigurasi CTOL, bermuatan 150 kg

Drone ZEUSEPKR Spotters

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan asal Polandia, Ekolot Aerospace & Defense (EAD) berhasil melakukan uji penerbangan pertama pesawat nirawak ZEUS rancangannya dalam konfigurasi CTOL (Conventional Take off and Landing) pada 20 Maret 2026.

Drone intai modular ini dikembangkan EAD bekerja sama dengan UAV Navigation-Grupo Oesía dari Spanyol, yang bertanggung jawab mengintegrasikan sistem kendali penerbangannya, menanamkan kemampuan panduan, navigasi, dan kendali ke dalam drone.

Keluarga ZEUS mencakup berbagai konfigurasi, dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) antara 100 dan 250 kg untuk varian VTOL dan hingga 350 kg untuk versi lepas landas dan pendaratan konvensional (CTOL).

Sistem ini menggunakan desain modular yang dibangun di sekitar satu rangka dasar pesawat yang dapat diadaptasi dengan kit konversi VTOL atau CTOL.

Kapasitas muatan berkisar dari 30 hingga 120 kg untuk varian VTOL dan hingga 150 kg untuk konfigurasi CTOL (ZEUS G), dirancang untuk misi dengan daya tahan lama antara 12 dan 24 jam tergantung pada muatan dan konfigurasi.

Baik ZEUS VTOL ataupun CTOL, dirancang untuk beroperasi dari lokasi terpencil atau terbatas tanpa memerlukan landasan udara yang disiapkan.

Hal tersebut memungkinkan operator untuk mengerahkan sistem di daerah-daerah di mana infrastruktur terbatas.

Platform ini mengintegrasikan sistem autopilot canggih, yang mampu beroperasi di lingkungan di mana sinyal navigasi satelit terdegradasi atau tidak tersedia, menggunakan navigasi inersia presisi tinggi dan sistem navigasi visual.

Kemampuan ini sangat relevan untuk lingkungan konflik modern, di mana peperangan elektronik dapat mengganggu atau menolak sinyal GNSS, sehingga memengaruhi kinerja sistem tanpa awak yang bergantung pada navigasi satelit.

Program ZEUS sendiri dibangun berdasarkan filosofi desain yang berfokus pada modularitas dan kemampuan beradaptasi dengan cepat.

Menggunakan satu kerangka yang dapat dikonfigurasi untuk berbagai jenis misi. Kehadiran ZEUS dimaksudkan untuk mengurangi jangka waktu pengembangan dan menyederhanakan logistik dibandingkan dengan platform yang sepenuhnya terpisah. (RBS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *