Israel mengklaim berhasil menghancurkan pesawat kenegaraan A340 “Iran Force One”

A340P Iran Force OneYouTube

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Israel (IAF) mengklaim telah menghancurkan pesawat kenegaraan Iran, Airbus A340, yang biasa disebut “Iran Force One”. Serangan terhadap pesawat ini dilakukan IAF di Bandara Internasional Mehrabad di Teheran.

Musim panas lalu, pesawat tersebut merupakan bagian dari eksodus pesawat-pesawat kenegaraan Iran ke Oman.

Dalam sebuah pernyataannya di X, IAF menggambarkan A340-300 sebagai “pesawat pemimpin rezim teror Iran”. Penghancuran ini, tulis IAF, akan menghambat kemampuan koordinasi kepemimpinan rezim Iran dengan negara-negara poros.

Meski demikian, klaim Israel ini belum diverifikasi secara independen, tulis The War Zone dalam laporannya.

Citra satelit sebelumnya menunjukkan A340 diparkir di berbagai area yang tersebar di sekitar bandara, termasuk di antara kerangka pesawat yang terbengkalai. Ini hampir pasti merupakan upaya untuk mempersulit penargetan.

Citra satelit Mehrabad menunjukkan landasan pacu yang terblokir oleh bus dan helikopter yang terparkir, sehingga tidak dapat digunakan.

Pesawat A340 “Iran Force One” memiliki registrasi sipil Iran EP-IGA dan merupakan pesawat terbesar dalam armada transportasi pemerintah Iran yang sederhana.

A340 telah menjadi pilihan yang cukup populer sebagai transportasi pemerintah. Pesawat sejenis, A340 VIP, telah dioperasikan oleh Mesir, Prancis, Yordania, Libya, Qatar, dan Arab Saudi, di antara negara-negara lainnya.

Pada praktiknya, pemimpin tertinggi Iran hanya sesekali meninggalkan negara itu. Pesawat ini lebih sering digunakan untuk mengangkut pejabat tinggi lainnya dalam kunjungan diplomatik.

Sebagai contoh, pesawat ini digunakan untuk mengangkut Presiden Iran Masoud Pezeshkian ke Amerika Serikat untuk pertemuan utama Majelis Umum PBB tahunan pada tahun 2024.

Pesawat A340 yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF), meskipun bercorak sipil, memiliki sejarah yang rumit.

Pesawat ini pertama kali dikirim ke Air Canada pada tahun 1999, sebelum terbang di bawah warna Air Jamaica, Turkish Airlines, AirBlue, dan Asian Express.

Pada tahun 2015, pesawat ini dimiliki oleh Meraj Airlines yang berbasis di Teheran, yang kemudian menyewakannya kepada pemerintah Iran.

A340 sempat digunakan oleh Dena Airways, maskapai penerbangan charter penumpang yang berbasis di Mehrabad, tetapi pada tahun 2018, pesawat ini kemudian menjadi milik pemerintah Iran.

Selain A340, armada transportasi pemerintah Iran juga ada satu Airbus A321-200 dan sepasang jet regional BAe Avro RJ85. Seluruh pesawat ini belum diketahui secara pasti kondisinya saat ini.

Mehrabad telah menjadi sasaran serangan udara AS-Israel yang sangat parah. Pesawat yang turut hancur dalam serangan ini adalah pesawat KC-747 yang unik, yang dioperasikan oleh IRIAF. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *