Lockheed Martin sukses menguji PrSM Inc. 2, calon pengganti rudal balistik ATACMS
DoW AIRSPACE REVIEW – Perusahaan Lockheed Martin, mengumumkan keberhasilan uji pertama dari sistem Precision Strike Missile Increment 2 (PrSM Inc. 2). Rudal berhasil meluncur sejauh 350 km.
Uji pertama ini dilaksanakan pada 12 Maret 2026, menggunakan sistem M142 HIMARS. Uji tambahan direncanakan pada akhir tahun ini.
Pelaksanaan uji peluncuran PrSM Inc. 2 ini guna mendemonstrasikan sistem panduan multi mode baru, yang memungkinkan rudal untuk menyerang target bergerak seperti kapal perang permukaan..
Pada PrSM Inc. 2, Lockheed Martin telah menambahkan kemampuan serangan berbasis laut ke misi dasarnya yang berbasis darat, memperluas perannya dalam operasi multi domain gabungan.
Salah satu fitur unggulan adalah rudal balistik PrSM dapat dioperasikan dari sistem HIMARS dan M270A2, yang masing-masing dapat membawa dua dan empat rudal. Kehadirannya untuk menggantikan rudal balistik ATACMS.
Varian awalnya, PrSM Increment 1 (PrSM Inc. 1) telah menjalani uji coba perang sesungguhnya, digunakan dalam operasi “Epic Fury” menyerang berbagai target strategis darat Iran.
Lockheed Martin sendiri saat ini secara simultan tengah mengembangkan lima varian keluarga PrSM sekaligus.
Pertama, PrSM Increment 1 adalah versi dasar, yang saat ini dioperasikan oleh militer AS, serta Australia, memiliki jangkauan 500 km dan tidak dilengkapi dengan pencari multi mode, sehingga hanya dapat mengenai target statis.
Kedua, PrSM Increment 2 juga disebut Rudal Antikapal Berbasis Darat (LBASM), diperkirakan jangkauannya bisa mencapai 1.000 km, yang siap beroperasi penuh mulai tahun 2028.
Varian ketiga, PrSM Increment 3, akan dibekali dengan hulu ledak dengan amunisi tambahan, termasuk drone Raytheon Coyote atau bom mini Orbital ATK Hatchet.
Selanjutnya PrSM Increment 4, merupakan rudal aerobalistik yang dibekali dengan mesin ramjet, memiliki jangkauan 800 km.
Sedangkan varian PrSM Increment 5 akan dikembangkan khusus untuk peluncur tanpa awak. Dimensinya lebih besar dibandingkan varian PrSM lainnya. (RBS)

