Baykar memperkenalkan drone kamikaze berat K2, berjangkauan 2.000 km dan muatan hulu ledak 200 kg

K2 KamikazeBaykar

AIRSPACE REVIEW – Produsen drone kenamaan Turkiye, Baykar, memperkenalkan amunisi jelajah baru K2 Kamikaze, dengan merilis video penerbangan drone tersebut pada Sabtu (14/3).

Drone K2 dirancang dapat menjangkau jarak sejauh 2.000 km dan membawa muatan hulu ledak seberat 200 kg.

Sistem ini memiliki berat lepas landas maksimum (MTOW) sekitar 800 kg, bentang sayap 10 m, panjang 5,1 m, dan tinggi 2,1 m, menjadikannya sebagai amunisi jelajah terbesar yang ada saat ini.

Dibekali dengan mesin piston tunggal model pusher, K2 dapat mencapai kecepatan maksimum 200 km/jam dengan daya tahan di udara lebih dari 13 jam.

Keunggulan lain dari drone kamikaze ini adalah dapat lepas landas dari landasan pendek atau yang tidak disiapkan, memungkinkan penugasan yang fleksibel dalam berbagai lingkungan operasional.

Sistem penargetan berbasis AI pada K2 dirancang untuk mendukung operasi penerbangan otonom sekaligus mengidentifikasi target potensial menggunakan sensor onboard dan algoritma penglihatan komputer.

K2 dapat berpatroli di suatu area sambil mencari target dan kemudian menukik ke arah target setelah target tersebut teridentifikasi.

Kemampuan terbang berkelompok memungkinkan banyak drone untuk mengoordinasikan pergerakan mereka, yang dapat mengalahkan sistem pertahanan udara lawan dengan mendekati dari berbagai arah atau menyerang banyak target secara bersamaan.

K2 dirancang untuk menjadi platform berbiaya rendah dengan dampak tinggi, mengurangi ketergantungan pada amunisi konvensional yang mahal.

Berbeda dari kebanyakan drone kamikaze yang sekali pakai atau tidak dapat dipulihkan setelah peluncurannya, maka K2 dapat pulang kembali bila tidak menemukan target atau misinya dibatalkan oleh operator. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *