Lampu hijau dari London: Belasan pengebom strategis B-1B telah siap siaga di Inggris

Armada pengebom B-1B USAFVia Reddit

AIRSPACE REVIEW – Langkah militer Amerika Serikat di RAF Fairford, Inggris, baru-baru ini memicu perhatian besar. Bukan sekadar latihan rutin, pengerahan lebih dari selusin pesawat pengebom strategis B-1B Lancer ke wilayah tersebut menandai kesiapan penuh Washington untuk melancarkan operasi jarak jauh terhadap Iran.

Menariknya, Inggris sempat menolak keras penggunaan pangkalan udaranya untuk Operasi Epic Fury.

Namun, pendirian London berubah drastis setelah sebuah drone Shahed berhasil menembus pertahanan dan menghantam hanggar pesawat pengintai U-2 milik AS di pangkalan Inggris di Siprus.

Insiden tersebut menjadi katalisator bagi AS untuk segera memperkuat kehadirannya di Eropa.

Pengerahan selusin armada pengebom B-1B, disebut-sebut sebagai operasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebab, saat ini Angkatan Udara AS (USAF) hanya memiliki 44 unit B-1 yang beroperasi, dengan tingkat kesiapan misi (mission capable rate) yang cukup memprihatinkan, yakni hanya 47%.

Artinya, dari seluruh armada yang ada, hanya sekitar 21 pesawat yang benar-benar siap tempur. Dengan mengirimkan 12 hingga 15 unit ke Inggris (termasuk beberapa B-52), AS praktis telah mengerahkan lebih dari separuh kekuatan pemukul B-1 mereka yang tersisa di seluruh dunia ke satu titik.

Monster Logistik yang Tak Tergantikan

Meski sering diterpa masalah kesiapan teknis, B-1B Lancer tetap menjadi “anak emas” dalam skenario serangan masif karena beberapa keunggulan mutlak pesawat ini.

B-1B memiliki kapasitas muatan terbesar, bahkan melebihi B-52 Stratofortress. B-1B mampu membawa hingga 75.000 pon (34 ton) amunisi, melampaui kapasitas B-52 yang 70.000 pon (hampir 32 ton), dan B-2 Spirit yang 40.000 pon (sekitar 18 ton).

Pengebom B-1B juga memiliki Kemampuan loitering (berkeliaran di udara) yang lama. Hal ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi komandan tempur.

Selain itu, penggunaan gantungan Load Adaptable Modular (LAM) baru memungkinkan B-1B membawa variasi senjata yang lebih luas, termasuk potensi rudal hipersonik.

Langkah “all-in” ini seolah mengirimkan pesan kuat kepada sekutu maupun lawan, bahwa meskipun armada pengebom strategis AS sedang berjuang dengan masalah kesiapan, mereka tetap mampu memusatkan kekuatan pemukul yang sangat mematikan dalam waktu singkat. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

18 Respon

  1. aa berkata:

    Saat nanti ditembak jatuh, jangan banyak alasan dan jangan membulak balikan fakta, krn yg memulai menyerang adalah usa, saat kedaulatan suatu negara di rusak maka sangat logis dan sangat wajar Iran membalas kedzaliman usa. Hanya orang bodoh yg tdk punya empati yg masih membela trump supporter pelaku genosida

  2. Ifan berkata:

    Bakal jadi rongsokan

    • Johan berkata:

      Iran seharusnya segera shutdown pangkalan ini, sudah pasti England sejak dulu support genosida di Palestine tapi secara diam diam

  3. mujijokowarsito berkata:

    biang kebiadapan dunia itu ya as dan Israel, bangsa laknatulloh

    • Bambang gentolet berkata:

      Terus Fungsi Dewan Keamanan PBB apa didirikan kalau ada suatu Negara menyerang Negara lain dan menuduh Iran sebagai teroris terus ,Dajjal Amerika apakah bukan melebihi Teroris dengan seenaknya mengatur Negara dan menjajah negara lain Semoga Perang bintang segera terjadi untuk mencegah perang dunia III !!!!!

      • Tohap sitorus berkata:

        Buat yg percaya Allah,pasti menang,ajaran yg sesat pasti kalah kita liat aja Allah pasti maha besar,dan yg kalah nanti segera bertobat.

  4. M Aminuddin berkata:

    Iran hanya membalas untuk bertahan dan membela kehormatan negara dan bangsa nya tidak yang salah, ya Rabb tolong rakyat dan negara Iran dan Palestine.

  5. Tn.Thakur berkata:

    Iran harus di hancurkan..perbuatan Iran mempersenjatai Hamas – houthi jadi bukti nyata setan Iran

  6. Wartono tono berkata:

    AS panik luar biasa, bentar lagi bangkrut
    Cuma omong kosong doang, paling ² ujungnya juga minta bantuan sekutu nya
    Saat nya Amerika babak belur……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *