Jet tempur F-16 Turkiye jatuh saat misi dini hari, pilot tewas

F-16 Turkiye jatuh - pilot tewasVia X

AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur F-16 Angkatan Udara Turkiye (Türk Hava Kuvvetleri/TuAF) jatuh saat menjalankan misi pada Rabu dini hari, sekitar pukul 00.56, di Provinsi Balikesir, bagian barat negara itu. Pilot dinyatakan tewas.

Kementerian Pertahanan Nasional Turkiye melaporkan, pesawat tersebut lepas landas dari Komando Pangkalan Udara Utama ke-9. Tak lama kemudian pesawat kehilangan kontak radio dan berhenti mengirimkan data pelacakan.

Setelah komunikasi terputus, unit darurat dikirim ke area tempat sinyal pesawat terakhir terdeteksi.

Beberapa waktu kemudian, puing-puing pesawat ditemukan di di dekat jalan tol Istanbul–Izmir dan pilotnya sudah tidak bernyawa. Kementerian menyatakan, pilot gugur dalam tugas.

Gubernur Provinsi Balıkesir, Ismail Ustaoglu, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit dan Angkatan Bersenjata Turkiye.

Investigasi teknis langsung digelar oleh otoritas berwenang untuk menentukan penyebab kecelakaan.

Sampai saat ini, belum ada informasi resmi yang menunjukkan adanya kegagalan mekanis, kesalahan manusia, atau pengaruh faktor cuaca, dan hasil akhirnya akan bergantung pada analisis rinci yang dilakukan oleh pihak berwenang Turkiye.

Pesawat F-16 tetap menjadi tulang punggung penerbangan tempur Turkiye. Pesawat digunakan dalam pertahanan udara, pelatihan, dan misi patroli di berbagai wilayah strategis.

Mengacu pada sumber informasi terbuka, TuAF tercatat memiliki sekitar 235 hingga 243 unit jet tempur F-16 Fighting Falcon dalam berbagai varian. Jumlah ini menjadikannya sebagai operator F-16 terbesar kedua di NATO setelah Amerika Serikat.

Mayoritas armada F-16 Turkiye terdiri dari varian yang telah diproduksi secara lokal oleh Turkish Aerospace, ,yaitu F-16 Block 30, Block 40, Block 50, dan Block 50+. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *