Korea Selatan mengungkap konsep rudal jelajah hipersonik antikapal yang diluncurkan dari udara
Hyundai Rotem AIRSPACE REVIEW – Hyundai Rotem dari Korea Selatan merilis sebuah video yang mengungkap konsep rudal jelajah antikapal hipersonik yang diluncurkan dari udara sekaligus menyoroti kemajuan pada kendaraan jelajah hipersonik Hycore berbasis darat.
Pengungkapan ini menggarisbawahi percepatan pengembangan sistem serangan bertenaga scramjet yang bertujuan untuk memperkuat postur pencegahan maritim Korea Selatan.
Rekaman tersebut tidak menggambarkan peluncuran rudal secara langsung, tetapi menyajikan visualisasi konseptual dari varian yang diluncurkan dari udara.
Rudal jelajah antikapal hipersonik yang diluncurkan dari udara, K-HCM (Korean Hypersonic Cruise Missile), merupakan konfigurasi berbeda yang dikembangkan dari sistem Hycore.
Menurut informasi yang dirilis, varian udara menggunakan satu pendorong yang dioptimalkan untuk kondisi peluncuran udara.
Rudal ini juga digambarkan memiliki sayap yang lebih besar yang dirancang untuk mendukung jelajah jarak jauh selama penerbangan hipersonik berkelanjutan.
Adaptasi ini menunjukkan penyempurnaan aerodinamis yang dimaksudkan untuk memaksimalkan efisiensi dan jangkauan setelah rudal beralih ke jelajah bertenaga scramjet.
Propulsi scramjet merupakan inti dari sistem tersebut. Tidak seperti rudal balistik bertenaga roket konvensional yang mengikuti lintasan busur tinggi yang dapat diprediksi, rudal jelajah hipersonik bertenaga scramjet mempertahankan penerbangan atmosfer pada kecepatan melebihi Mach 5. (RNS)
