GDELS memperkenalkan sistem howitzer swagerak baru NEMESIS 155, cukup diawaki dua orang saja
GDELS AIRSPACE REVIEW – Di pameran pertahanan dan keamanan internasional FEINDEF 2025 yang diselenggarakan di Madrid, Spanyol pada 12-14 Mei 2025, General Dynamics European Land Systems (GDELS) secara resmi meluncurkan howitzer swagerak NEMESIS 155 mm.
Sistem artileri bergerak ini dibangun di atas sasis kendaraan tempur infanteri ASCOD 2 dengan menggabungkan Modul Senjata Artileri (AGM) tak berawak yang digunakan pada RCH 155.
NEMESIS dirancang sebagai SPH (self propelled howitzer) berdaya tembak tinggi dengan kebutuhan awak minimal.
Howitzer kaliber 155 mm ini mampu memberikan serangan presisi pada jarak hingga 54 km dengan amunisi standar dan hingga 70 km saat menggunakan proyektil jarak jauh.
Hebatnya, untuk mengoperasikan NEMESIS hanya dibutuhkan dua orang saja, atau setengah dari sistem konvensional sejenisnya.
Dengan sistem pemuatan dan penembakan yang sepenuhnya otomatis, NEMESIS menawarkan respons cepat dan kemampuan ‘tembak dan lari’, sehingga dapat menghindar dari tembakan balasan lawan.
Kendaraan dilengkapi mesin diesel berdaya 1.100 tenaga kuda (ps) yang memberikannya mobilitas dan fleksibilitas tinggi di segala medan.
NEMESIS diposisikan sebagai calon pengganti howitzer lama M109 buatan Amerika Serikat yang saat ini masih digunakan oleh Angkatan Darat Spanyol. (RBS)
