Menjadi jet tempur pilihan banyak negara Eropa, setelah 40 unit F-35 untuk Yunani, AS menjual 24 unit lainnya ke Ceko
USAFMEMASUKI tahun 2024 perusahaan pertahanan kenamaan asal Amerika Serikat, Lockheed Martin, kebanjiran pesanan pesawat tempur canggih buatannya. Setelah resmi mendapatkan kontrak penjualan 40 jet tempur F-16V Block 70 ke Turkiye, Lockheed Martin juga akan 40 jet F-35A ke Yunani.
Masih di bulan Januari, tepatnya tanggal 29, Pemerintah Republik Ceko menandatangani Surat Penawaran dan Penerimaan (LOA) yang meresmikan niatnya untuk membeli 24 pesawat tempur generasi kelima F-35A Lightning II.
Melalui Penjualan Militer Asing (FMS), Angkatan Udara Ceko akan menerima pesawat pertamanya pada 2031 dan tuntas tahun 2035. Pesawat yang akan diterima adalah versi Block 4 canggih terbaru.
“Kami senang pemerintah Republik Ceko kini secara resmi menjadi bagian dari program F-35 Lightning II yang tercatat,” kata Letjen Angkatan Udara AS Mike Schmidt, pejabat eksekutif program, Kantor Program Gabungan F-35, tulis Lockheed Martin di situs resminya.
Dengan ditandatanganinya Surat Penawaran dan Penerimaan antara Republik Ceko dan pemerintah AS, Republik Ceko menjadi negara ke-18 yang bergabung dalam program F-35 global.
Selain pesawat, pengadaan tersebut juga mencakup pelatihan personel, layanan dan dukungan logistik, serta pengembangan layanan dukungan lainnya.
Jet siluman F-35 telah menjadi pesawat tempur modern pilihan banyak negara Eropa untuk menggantikan armada tempur lama mereka.
Lockheed Martin menyebutkan, pada tahun 2030-an, lebih dari 600 F-35 akan beroperasi bersama di 10 negara Eropa.
Saat ini, Angkatan Udara Ceko sendiri sedang mengoperasikan 14 pesawat Saab Gripen yang disewa dari Swedia, sembari menunggu kehadiran F-35A pertamanya pada 2031.
-RBS-
