Rostec kembangkan sistem perlindungan agar burung menjauh dari pesawat

Pesawat dan burung di bandaraMaaten Visser/Wikipedia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan milik negara Rusia, Rostec, telah mengembangkan sistem keselamatan penerbangan pesawat yang disebut Orni.

Sistem ini akan mencegah burung agar tidak menabrak pesawat yang sedang melakukan penerbangan.

Dijelaskan, Orni dapat memantau penerbangan sekitar 100 burung secara bersamaan hingga jarak 21 km (13 mil).

Peralatan tersebut baru lulus tes operasi di Bandara Pulkovo di St. Petersburg, menurut Rostec dalam rilis pada hari Jumat.

Orni terdiri dari sistem pelacakan yang dilengkapi dengan satu hingga empat radar koheren pasif dan subsistem yang terhubung dengan pemancar akustik bio.

Sistem ini akan menakut-nakuti burung yang terbang dekat dengan pesawat agar menjauh.

Perangkat ini tidak mengganggu atau mempengaruhi pengoperasian pesawat dan peralatan radio bandara, kata pernyataan itu.

Sistem Orni sepenuhnya otomatis dan memiliki perangkat lunak yang merekam dan mengarsipkan semua penerbangan burung.

Sistem akan memantau pengoperasian subsistem dan bertukar informasi dengan layanan bandara lainnya.

Data dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menyebutkan, lebih dari 5.000 pesawat penumpang bertabrakan dengan burung setiap tahunnya.

Hampir setengahnya dari kasus tersebut, burung menabrak mesin yang menyebabkan mesin mati dan harus kembali ke bandara atau melakukan pendaratan darurat.

Pada tahun 1965 ICAO memperkenalkan Sistem Informasi Serangan Burung, IBIS.

Sistem tersebut mengumpulkan data tentang semua kecelakaan tersebut.

Menurut IBIS, 96% dari kecelakaan tersebut terjadi di atau dekat bandara, dengan 39% selama fase lepas landas dan 57% selama persiapan pendaratan.

-Poetra-

Leave a Reply

Your email address will not be published.