Turki akan kembangkan Hürjet varian kapal induk TCG Anadolu

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Turki berencana mengembangkan jet latih terbaru Hürjet untuk varian kapal induk jenis Landing Helicopter Dock (LHD) yaitu TCG Anadolu.

Mengingat dek TCG Anadolu pendek, maka ada beberapa tantangan modifikasi baik terhadap desain Hürjet maupun TCG Anadulu.

Agar dapat digunakan di dek kapal induk, bagian roda pendarat Hürjet hurjet harus diperkokoh. Jet latih ini juga harus dilengkapi sistem pengait tali untuk pendaratan.

Sementara untuk kapal induknya, harus dilengkapi dengan sistem ketapel agar Hürjet dapat terbang di landasan pendek.

Seperti diketahui, TCG Anadulu sebenarnya disiapkan sebagai kapal induk untuk pesawat dengan kemampuan STOVL, yaitu terbang di landasan pendek dan mendarat secara vertikal.

Keinginan Turki mengembangkan Hürjet varian angkatan laut, tidak lepas dari dikeluarkannya Turki dari program F-35. Selain melengkapi angkatan udara dengan F-35A, rencananya Turki juga akan mengakuisisi F-35B untuk angkatan laut.

Kepala Kepresidenan Industri Pertahanan Turki Prof Ismail Demir mengatakan, LHD Anadolu direncanakan untuk diubah menjadi kapal pembawa drone serang baru Bayraktar TB-3, pengembangan dari TB-2 yang sudah combat proven.

HurjetTAI

Sementara itu Hürjet yang awalnya dirancang sebagai pesawat jet latih, dikembangkan juga sehingga berkemampuan sebagai pesawat kombatan ringan maupun serang. Pesawat ini dapat membawa muatan persenjataan seberat tiga ton.

Dengan rencana pengembangan Hürjet dan modifikasi LHD Anadolu, kemungkinan penugasan kapal ini akan mundur dari jadwal semula tahun 2022.

Poetra M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *