10 calon komandan KRI laksanakan Manlap Olah Gerak Kapal di Laut

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebanyak 10 calon komandan Kapal Republik Indonesia (KRI) melaksanakan Manuver Lapangan Olah Gerak Kapal (Manlap OGK) di laut menggunakan KRI Tombak-629.

Manlap OGK dilaksanakan di Dermaga Madura pada Jumat, 20 November 2020.

Kegiatan ini dilaksanakan usai para calon komandan KRI mengikuti kursus Tata Cara Pengendalian Kapal selama 1,5 bulan di Komando Latihan (Kolat) Komando Armada II, Surabaya.

Dalam praktik OGK, KRI Tombak yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Nurulloh Zemy Prasetyo, M.Sc., berlayar melewati perairan Selat Madura.

OGK adalah cara mengendalikan kapal secara akurat

Praktik OGK diakhiri dengan manuver lepas-sandar di Dermaga Madura di depan Gedung Nala.

“OGK adalah cara mengendalikan kapal secara akurat menggunakan sumber daya kapal yang dimiliki dengan memperhatikan faktor luar yang mempengaruhi,” ujar Nurullah Zemy yang bertindak langsung sebagai instruktur pada pelatihan ini.

Dijelaskan, keterampilan mengolah-gerakkan kapal merupakan kombinasi antara teori dan seni.

Manlap OGK calon komandan KRIPen Koarmada II

Masing-masing calon komandan diberikan kesempatan secara bergiliran untuk mengendalikan kapal dan merasakan efek yang dihasilkan secara langsung. Di antaranya adalah efek akselerasi dan de-akselerasi kapal dan radius kemampuan putar kapal.

Profesionalisme prajurit di segala bidang harus terus berkembang dan dijaga

Sementara itu, seperti diberitakan Penerangan Koarmada II, Komandan Kolat Koarmada II Kolonel Laut (P) Mulyadi, S.E., selaku pimpinan latihan mengatakan, OGK merupakan kesempatan yang berharga bagi para siswa calon komandan KRI karena bisa melaksanakan latihan sesuai dengan tugas yang sebenarnya.

Di tempat terpisah Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I.N.G Sudihartawan mengungkapkan, profesionalisme prajurit di segala bidang harus terus berkembang dan dijaga.

Baca Juga: Kerahkan KRI Usman Harun, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL Latih Tim VBSS LAF Navy di Laut Mediterania

Hal ini, ujarnya, sebagai jawaban dari pertanggungjawaban terhadap Tugas Pokok TNI yang diemban, serta dalam rangka mendukung program prioritas KSAK yakni pembangunan SDM TNI AL yang unggul.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *