Kerahkan KRI Usman Harun, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/UNIFIL Latih Tim VBSS LAF Navy di Laut Mediterania

ANGKASAREVIEW.COM – Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) berikan latihan Boarding (Pemeriksaan) kapal kepada Tim Visit Board Search Seizure (VBSS) Lebanese Armed Forces (LAF) Navy dengan menggunakan KRI Usman Harun (359) di laut Mediterania.

Dalam skenario latihan yang digelar Kamis (21/6/2018) lalu ini, KRI Usman Harun berperan sebagai kapal bernama MV Karimata yang berlayar menuju pelabuhan Beirut.

Latihan ini diawali dengan laporan Coastal Radar Station (CRS) L3-Beirut kepada Tim VBSS LAF Navy tentang adanya pergerakan kapal (MV Karimata) menuju pelabuhan Beirut. Pelayaran kapal tersebut tidak melewati koridor yang telah ditentukan oleh otoritas Lebanon dan tidak terdapat di dalam daftar kapal yang akan masuk ke Lebanon.

BACA  PTTA MALE “Elang Hitam” dapat dikendalikan secara otomatis dan manual

Berdasarkan laporan tersebut, tim CRS menindaklajuti dengan meminta MV Karimata untuk menghentikan mesin kapal dan mengerahkan tim VBSS LAF Navy dengan menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) milik LAF Navy.

Baca Juga:

Gantian Saling Menarik, KRI Usman Harun dan BNS Bijoy Latihan Towing di Laut Mediterania

Mengenang KRI Bima Samudera-class, Kapal Tercepat TNI AL

Skema operasi yang dijalankan mulai dari pre-boarding instruction terhadap kapal target, gerakan pengamanan visual mengelilingi kapal target dan penanganan terhadap kapten dan ABK kapal target.

Tim kemudian mendekati geladak kapal target dan kemudian 10 personil LAF Navy naik dengan tangga taktis. Setelah berhasil menaiki geladak heli KRI Usman Harun, dalam aksinya Tim VBSS LAF Navy membagi dua tim yang bergerak secara terpisah dengan target anjungan dan koridor utama kapal.

BACA  Bantu Solusi Pertahanan, Airbus Dukung Pengembangan Helikopter Canggih di Indonesia

Tim pertama yang berhasil masuk ke anjungan melalui geladak torpedo kemudian segera melakukan pemeriksaan terhadap kapten dan empat kru kapal. Kelar pemeriksaan, empat kru kapal diamankan oleh tim kedua VBSS LAF Navy. Sementara itu, kapten kapal dibawa masuk ke dalam anjungan oleh tim pertama untuk pengecekan berkas-berkas serta penggeledahan muatan kapal.

Skenario latihan berlanjut saat tim VBSS LAF Navy menemukan bahwa berkas-berkas kapal cukup meragukan. Setelah melakukan penggeledahan berulang kali, tim VBSS LAF Navy menemukan barang terlarang yang dibawa oleh kapal tersebut sebagai tanda latihan berakhir.

Usai Latihan, Komandan tim VBSS LAF Navy Letnan Ellie el Sayah memerintahkan seluruh anggotanya berkumpul di anjungan untuk melaksanakan debrief (tanja jawab) dengan tim penilai, yakni Letda Laut (P) Damartama PAN selaku Boarding Officer KRI Usman Harun (359).

BACA  Antisipasi Letusan Gunung Merapi, Basarnas Siagakan Kantor SAR Jogjakarta dan Semarang

Usai latihan, Komandan KRI Usman-Harun yang juga Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J /UNIFIL Kolonel Laut (P) Alan Dahlan menyampaikan bahwa latihan pemeriksaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan LAF Navy dalam melaksanakan pengamanan maritim yang merupakan salah satu tugas pokok MTF UNIFIL.

Selain itu, latihan ini juga untuk meningkatkan interoperability CRS dengan tim VBSS LAF Navy, terutama pengerahan pasukan menggunakan RHIB.

(ERY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *