US Army tahun ini akan terima sistem pertahanan udara Iron Dome dari Israel

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Darat Amerika Serikat (AD AS/US Army) pada akhir tahun ini dijadwalkan akan menerima sistem pertahanan udara Iron Dome buatan Israel. Sistem ini akan dikirimkan dari Israel ke White Sands Missile Range di New Mexico.

Selama kurang lebih setahun sistem pertahanan udara ini akan diuji coba sebelum ditempatkan di Fort Blixx, Texas pada September 2021.

Sesuai kontrak, AD AS akan menerima dua baterai Iron Dome. Pengiriman akan dilaksanakan dalam dua kelompok, yakni pada Desember 2020 dan Februari 2021.

US Army mengakui, Iron Dome sangat efektif untuk melaksanakan tugas-tugas pertahanan udara, seperti telah ditunjukkan oleh Israel dalam menghalau serangan-serangan roket ke negeri itu. Karena pula, US Army merasa perlu untuk memilikinya.

Iron Dome merupakan sistem pertahanan udara bergerak segala cuaca buatan Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries.

Sistem yang diusung menggunakan truk ini dapat menangkis serangan roket pada jarak 4 km hingga 70 km. Dalam perkembangannya, Israel terus meningkatkan jarak jangkau tembakan Iron Dome hingga 250 km.

Israel pertama kali menggunakan Iron Dome pada 27 Maret 2011.

Roni Sontani

One Reply to “US Army tahun ini akan terima sistem pertahanan udara Iron Dome dari Israel”

  1. Akhirnya tau sendiri ya… patriot mahal dan kurang efektif. Tapi dgn alasan cem-macem, kroni dipaksa hrs beli…. kroninya mau lagi…
    Makanya Turki pindah ke lain hati, mau beli iron dome juga, jelas hal yg mustahil…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *