Pilot U-2 pakai jam tangan khusus untuk mengakses satelit China dan Rusia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Seorang jenderal militer Amerika Serikat mengungkapkan perangkat khusus yang digunakan oleh pilot pesawat mata-mata U-2 Dragon Lady saat melaksanakan misi pengintaian dari udara.

Pilot pesawat berwarna hitam yang mampu terbang hingga ketinggian 70.000 kaki itu dilengkapi jam tangan khusus yang dapat mengakses layanan pemandu arah sistem satelit China BeiDou dan sistem satelit Rusia GLONASS (GLObal NAvigation Satellite System).

Panduan arah dibutuhkan manakala mereka terbang ke wilayah di mana layanan satelit GPS (Global Positioning System) diblokir atau tidak dapat diakses.

“Pilot-pilot U-2 dilengkapi sebuah jam tangan yang dapat terhubung ke GPS, namun juga ke sistem BeiDou dan GLONASS, serta sistem Galileo buatan Eropa,” ujar Jenderal James “Mike” Holmes, Kepala Komando Tempur Udara USAF dalam konferensi McAleese and Associates di Washington, Rabu (4/3).

Dengan cara itu, tambahnya, bila layanan GPS tidak tersedia maka mereka masih bisa mengakses layanan satelit lainnya.

Seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan  Defense One, Holmes tidak menyebut pabrik pembuat jam tangan yang dimaksud.

Garmin D2 Charlie
Garmin International

Namun sejumlah kalangan menduga langsung kalau itu adalah jam tangan navigasi D2 Charlie buatan Garmin International yang dibeli Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) pada Februari 2018.

USAF membeli sedikitnya 100 unit jam tangan canggih ini saat itu.

Didesain berdasarkan beragam kebutuhan pilot, jam tangan D2 Charlie saat terhubung dengan sistem GPS dapat menampilkan gambar peta gerak berwarna meliputi bandara, landas pacu, jalan raya, kota, navigasi penerbangan, data cuaca, dan lainnya.

U-2 Spy Plane
USAF

Garmin International sendiri di lamannya pada 2018 telah mengumumkan bahwa jam tangan D2 Charlie yang mereka buat telah dibeli oleh USAF untuk digunakan para pilot U-2.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *