Aksi memukau dua jet tempur siluman di Singapore Airshow 2020

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Walau kemeriahan Singapore Airshow 2020 tereduksi oleh munculnya wabah virus corona novel sehingga delapan persen peserta pameran batal datang, kehadiran armada jet tempur siluman dari Amerika Serikat dapat diduga mengobati harapan pengunjung.

F-22 Raptor milik USAF dan F-35B Lightning II dari USMC memberikan suguhan tersendiri. Terutama karena pertunjukan terbang (flying display) kedua jet tempur siluman dari generasi kelima ini merupakan debut di sepanjang sejarah pelaksanaan Singapore Airshow.

Si ‘Raja Udara’ F-22 tampil aerobatik tunggal mempertunjukkan manuver-manuvernya yang ketat. Tak lupa, pilot memperlihatkan rak persenjataan internal dengan membuka pintu-pintu weapon bays di bagian bawah badan dan bodi samping pesawat. Pertunjukan ini jadi ciri khas F-22 di berbagai pameran kedirgantaraan.

BACA  BIRD Aerosystems dari Israel Perkenalkan Sistem Manajemen Misi Terbang Terbaru MSIS 2.0

Tim Aerobatik Bayi (PLAAF) dari China, dengan enam J-10A-nya juga tampil sebagai debutan dalam pertunjukan udara di Singapore Airshow 2020. Dengan semburan asap empat warna (merah, hijau, biru, kuning) tim berhasil menampilkan manuver-manuver indah di udara sehingga penampilannya juga mendapat highlight dari media.

Sementara tuan rumah, dengan satu jet tempur F-15SG dan sepasang helikopter serang AH-64D Apache Longbow berhasi mempertunjukan kombinasi trio aerobatik fixed wing dan rotary wing. Penampilan ini pernah dipertunjukkan pada penyelenggaraan Singapore Airshow 2016.

F-15SG-and-AH-64Ds
MINDEF

Sorotan terakhir tentu saja pada penampilan manuver F-35B dengan kemampuan VTOL dan hovering. Layaknya sebuah helikopter, F-35B terbang berputar pelan di atas perairan arena Changi Exhibition Center.

BACA  BOSS, Badan Intelijen Afrika Selatan yang Jadi Sahabat Israel

Pertunjukan terbang F-35B semacam hadiah bagi Singapura yang akan membeli 12 unit pesawat ini senilai 2,75 miliar dolar AS.

Pada 9 Januari lalu Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui rencana akuisi selusin pesawat ini oleh Singapura.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *