China kembangkan sistem pertahanan udara amfibi baru Type 05/HQ-13, berjangkauan tembak 17 km dan ketinggian serangan hingga 7.500 km
Weibo AIRSPACE REVIEW – Terungkap, China telah mengembangkan sistem pertahanan udara amfibi jarak pendek, yang menggabungkan peluncur rudal dan paket radar dari sistem pertahanan udara HQ-13 dengan sasis kendaraan tempur infanteri (IFV) amfibi Type 05.
Foto kendaraan tempur baru Type 05 plus HQ-13 ini beredar luas di platform media sosial.
Sistem ini kemungkinan besar diciptakan untuk melindungi pasukan pendaratan China dari serangan helikopter, drone, dan rudal dalam sebuah operasi amfibi.
HQ-13 merupakan sistem pertahanan udara yang dikembangkan oleh Akademi Kedelapan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC). Sistem ini dilengkapi dengan rudal permukaan ke udara jarak dekat.
HQ-13 mulai memasuki layanan militer China (PLA) sejak tahun 2023, digunakan oleh Brigade Senjata Gabungan Ringan ke-90 Angkatan Darat Grup ke-72.
Sistem HQ-13 diklaim mampu mencegat target udara ketinggian rendah, termasuk helikopter, kendaraan udara nirawak, rudal jelajah subsonik, dan amunisi berpemandu.
Jangkauan tembak rudalnya mulai dari 1 km hingga 17 km dan ketinggian serangan antara 20 m hingga 7.500 m, yang didukung oleh jangkauan deteksi radar mencapai 50 km.
Rudal ini menggunakan sistem panduan hibrida yang menggabungkan komando radio jarak menengah dan pencitraan inframerah terminal, memastikan kemampuan serangan dalam kondisi elektronik yang buruk.
HQ-13 dapat beroperasi secara otonom atau sebagai bagian dari formasi pertahanan udara berjaringan yang lebih besar.
Sistem ini menggunakan sensor elektro optik, radar, dan kendaraan komandonya sendiri untuk mengoordinasikan serangan multi kendaraan di seluruh formasi.
Sedangkan kendaraan amfibi Type 05 atau disebut juga ZBD-05 ini, dikembangkan oleh perusahaan pertahanan milik negara Norinco untuk Korps Marinir PLA,
Type 05 memiliki lambung paduan aluminium dengan bentuk hidrodinamik dan water jet yang dapat ditarik, memungkinkan kecepatan meluncur hingga 30 km/jam.
Dengan berat sekitar 26 ton dan ditenagai oleh mesin diesel 1.500 hp, Type 05 dapat melaju hingga kecepatan maksimum 65 km/jam di jalan datar.
Platform Type 05 menyediakan mobilitas yang cukup untuk serangan berkecepatan tinggi, yang diluncurkan dari kapal serbu amfibi atau platform pendaratan lainnya. (RBS)


“Sistem ini kemungkinan besar diciptakan untuk melindungi pasukan pendaratan China dari serangan helikopter, drone, dan rudal dalam sebuah operasi amfibi.”
Korps Marinir PLA makin bertaring, setelah pasukan pendarat menginjakan kaki dan menguasai daerah pesisir bukan berarti sudah sepenuhnya aman, penangkalan atas ancaman udara musuh (upaya minimalisir pasukan pendarat beserta ranpurnya) harus segera direspons 👍