Airbus mengirimkan dua pesawat C295 MSA ke Angola

Angola menerima 2 C295 MSA dari Airbus Defence and SpaceIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Airbus Defence and Space telah mengirimkan dua pesawat C295 versi Maritime Surveillance Aircraft (MSA) ke Angkatan Udara Nasional Angola (FANA). Pengiriman ini merupakan realisasi dari kontrak tiga pesawat yang ditandatangani pada tahun 2022.

Pesawat baru ini secara signifikan akan meningkatkan kemampuan Angola untuk memantau, melindungi, dan berpatroli di garis pantai Atlantik yang luas.

Di wilayah strategis yang kaya dengan cadangan minyak tersebut sering terjadi kasus penangkapan ikan ilegal serta penyelundupan di Teluk Guinea.

Angola memesan tiga pesawat C295, dengan satu dalam versi transportasi taktis. Versi MSA yang baru dilengkapi dengan FITS (Sistem Taktis Terintegrasi Penuh) canggih, yang dikembangkan oleh Airbus.

Sistem tersebut mengintegrasikan sensor elektro-optik, radar pengawasan maritim, sistem intelijen elektronik, dan konsol operasi ke dalam satu platform.

Konfigurasi ini memungkinkan deteksi dan pelacakan kapal secara waktu nyata, transmisi data ke pusat komando di darat, dan koordinasi misi gabungan dengan unit angkatan laut dan penjaga pantai.

Menurut Airbus, pesawat Angola tersebut merupakan yang pertama di Afrika yang menerima konfigurasi FITS lengkap, sistem yang sama yang digunakan oleh angkatan udara NATO dan Penjaga Pantai Spanyol.

Produsen juga menekankan bahwa sistem ini menawarkan kemampuan kendali jarak jauh dan operasi jaringan, yang memperluas jangkauan dan fleksibilitas misi pengawasan.

Ketiga pesawat dalam armada Angola memanfaatkan rangkaian avionik Collins Aerospace Pro Line Fusion, yang mencakup kokpit digital lengkap, tampilan definisi tinggi, serta sistem navigasi dan komunikasi terintegrasi, yang meningkatkan kesadaran situasional pilot dan efisiensi misi jangka panjang.

Dengan garis pantai sepanjang lebih dari 1.600 km dan zona ekonomi eksklusif yang kaya akan sumber daya energi, Angola menghadapi tantangan berulang terkait penangkapan ikan ilegal, perdagangan gelap maritim, dan pencurian minyak lepas pantai.

Pengenalan C295 MSA akan memperluas cakupan pengawasan dan meningkatkan koordinasi antara pasukan keamanan udara, laut, dan pesisir.

Para pakar pertahanan menekankan bahwa investasi Angola ini mengikuti tren yang berkembang di antara negara-negara Afrika untuk memperkuat keamanan maritim di Teluk Guinea, kawasan yang telah menjadi salah satu kawasan paling kritis di dunia dalam hal pembajakan dan kejahatan maritim.

Selain pesawat baru, pemerintah Angola telah berinvestasi pada kapal patroli modern dan pusat komando dan kendali untuk meningkatkan kewaspadaan situasional maritim.

Dengan kedatangan C295 MSA, negara di Afrika bagian barat daya ini mengambil langkah penting untuk mengintegrasikan operasi udara dan lautnya, meningkatkan kapasitasnya untuk merespons keadaan darurat, pencarian dan penyelamatan, serta memerangi aktivitas ilegal di laut.

Airbus telah mengumumkan telah menerima 54 pesanan untuk C295 dari 11 angkatan udara di Afrika.

Negara-negara seperti Mesir, Aljazair, dan Ghana telah mengoperasikan pesawat ini untuk misi transportasi taktis, patroli maritim, dan intelijen. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *