Drone MQ-9 Reaper AS jatuh di Afghanistan, diperkirakan beroperasi dari Pakistan
Via X AIRSPACE REVIEW – Pada 1 Januari 2026, sebuah drone MQ-9 Reaper Angkatan Udara AS (USAF) jatuh di dekat Maidan Shahr di Provinsi Maidan Wardak, Afghanistan tengah, sekitar 40 km sebelah barat Kabul.
Dilaporkan, Reaper tersebut dikendalikan dari jarak jauh dari Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar. Drone diduga sedang melakukan misi pengawasan rutin sebagai bagian dari operasi kontraterorisme.
Namun demikian, para analis meragukan laporan tersebut, Reaper ini kemungkinan diluncurkan dari pangkalan udara Pakistan yang secara diam-diam digunakan oleh intelijen AS.
Asumsi ini berdasarkan jangkauan operasional MQ-9 yang sekitar 1.000 mil laut (1.900 km). Sementara jarak ke Al Udeid Qatar lebih dari 1.000 mil laut.
Kemungkinan besar Reaper tersebut beroperasi dari pangkalan-pangkalan Pakistan yang pernah digunakan AS seperti Jacobabad (sekitar 370 mil laut) atau Shamsi (sekitar 430 mil laut).
Mengenai penyebab jatuhnya, berdasarkan laporan awal menunjukkan kemungkinan drone mengalami kegagalan mekanik, masalah mesin, atau kehilangan tautan kontrol, bukan karena ditembak lawan.
Sumber-sumber lokal menunjukkan puing-puing drone tersebut telah dibongkar oleh warga sekitar dekat jatuhnya drone, yang di bawah kendali Taliban.
Kejadian ini menandai kecelakaan MQ-9 Reaper pertama yang dilaporkan secara publik di Afghanistan sejak penarikan pasukan AS sepenuhnya pada Agustus 2021.
Pentagon dan Angkatan Udara AS belum mengeluarkan pernyataan atau konfirmasi resmi karena investigasi kemungkinan sedang berlangsung.
Kecelakaan ini menekankan kehadiran udara AS yang berkelanjutan di wilayah tersebut meskipun operasi darat mereka berakhir.
MQ-9 ditenagai satu mesin turboprop Honeywell TPE331-10. Drone ini memiliki kecepatan maksimum 482 km/jam, ketinggian terbang hingga 7.500 m, dan durasi terbang selama 27 jam.
Reaper membawa muatan total hingga 1.760 kg, dengan rincian muatan internal 360 kg dan eksternal 1.400 kg.
Drone juga dapat dibekali rudal udara ke permukaan AGM-114 Hellfire dan bom berpemandu laser GBU-12 Paveway II. (RBS)

